Jauh dari Mereda, Ebola di Kongo Menggila hingga Tembus 2.400 Kasus

Selasa, 21 Jul 2026, 16:32 WIB

KINSHASA - Kasus terkonfirmasi Ebola yang dilaporkan di Republik Demokratik (RD) Kongo bertambah menjadi 2.423 orang, termasuk 967 kematian, menurut otoritas kesehatan dalam informasi terbarunya.

Otoritas kesehatan melaporkan bahwa 734 pasien masih menjalani karantina atau perawatan per 19 Juli, sementara 469 orang telah pulih sejak wabah dimulai. Otoritas itu juga melaporkan zona kesehatan terdampak baru, Adja, di Provinsi Ituri, sehingga totalnya bertambah menjadi 47 di lima provinsi, di mana 46 di antaranya masih mengalami penularan aktif.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Mwisha/UNICEF

Wabah yang disebabkan oleh virus Ebola Bundibugyo ini diumumkan pada 15 Mei, dan telah menyebar ke lima provinsi. Pergerakan penduduk, kerawanan, kegiatan penambangan skala kecil, dan pertukaran lintas perbatasan dengan Uganda dan Sudan Selatan terus "memfasilitasi" penularan.

Hingga 19 Juli, wabah tersebut juga telah menginfeksi 121 tenaga kesehatan garda depan di Provinsi Ituri, termasuk 36 kematian.

Sementara itu, RD Kongo dan Uganda melakukan penilaian teknis gabungan terhadap laboratorium keliling di Kasenyi di dekat perbatasan guna memperkuat pengawasan lintas perbatasan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.