Jasa Makin Dominan dalam Perekonomian Jakarta

Kamis, 08 Okt 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Ekonomi yang berbasis jasa semakin nyata menjadi kekuatan Jakarta. “Perkembangan struktur ekonomi Jakarta semakin mengarah ke sana,” jelas ekonom Ahli Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jakarta, Sakti Arif Wicaksono, Rabu.

Dia mengungkapkan, pangsa sektor jasa dalam nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta 2019 sekitar 53,95 persen. Angka ini kemudian bertumbuh menjadi 55,87 persen pada tahun lalu.

Ket. Foto: Ekonom Ahli Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Sakti Arif Wicaksono dalam acara “Podcast Rabu Belajar” di Jakarta, Rabu (7/10). — Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

“Ke depan, Jakarta akan semakin bertumbuh secara ekonomi yang berbasis pengetahuan, jasa-jasa, teknologi, dan intellectual property. Itulah potensi-potensi ekonomi Jakarta yang berbasis jasa,” tandas Sakti dalam podcast “Rabu Belajar.”

Dia menyebutkan, ekonomi Jakarta tahun 2025 tumbuh sebesar 5,21 persen dari tahun lalu. Sektor-sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan. Dari sisi kontribusi, pangsa pasar ekonomi kreatif sekitar 11,53 persen, yang berarti sektor tersebut cukup berperan untuk menopang laju pertumbuhan ekonomi Jakarta ke depannya.

Yang paling penting juga, dari sisi ketenagakerjaan, kalau data Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2025, ekonomi kreatif Jakarta menyerap hampir 1,30 juta pekerja ekonomi kreatif.Badan Pusat Statistik Jakarta mencatat perekonomian Jakarta tumbuh 5,21 persen tahun lalu dari 2024.

Pertumbuhan dicerminkan dengan nominal PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp3.926 triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan, sebesar Rp2.263 triliun.

PDRB atas dasar harga berlaku 2024 tercatat sebesar Rp3.679 triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan sebesar Rp2.151 triliun. Di sisi lain, struktur ekonomi Jakarta sepanjang 2025 didominasi oleh perdagangan besar dan eceran. Ada juga, reparasi kendaraan yang memberi kontribusi 18,12 persen.

Kontributor berikutnya, industri pengelolaan dengan pangsa sebesar 11,13 persen. Kemudian diikuti jasa keuangan dan asuransi yang memberikan kontribusi 10,96 persen.

Sementara itu, tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, penyediaan akomodasi dan makan minum. Mereka tercatatmemberi pertumbuhan 9,33 persen. Sedangkan transportasi dan pergudangan tumbuh sebesar 8,69 persen. Jasa lainnya tumbuh 8,46 persen.

  • ekonomi jakarta

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.