De Minaur ke Shanghai Jalani Pemeriksaan Cedera Setelah Mundur di Final China Open
Kamis, 08 Okt 2026, 00:25 WIBBEIJING, TIONGKOK â Alex de Minaur berencana menuju Shanghai untuk menjalani pemeriksaan medis setelah mengalami cedera aduktor yang memaksanya mundur dari final China Open, Selasa (6/10).
Petenis Australia yang menempati peringkat sembilan dunia itu tengah terlibat duel ketat melawan Novak Djokovic ketika cedera tersebut muncul. De Minaur akhirnya memutuskan mundur saat tertinggal 6-7(3), 0-1 pada set kedua.
Keputusan tersebut sekaligus memberikan Djokovic gelar ketujuhnya di turnamen yang berlangsung di ibu kota Tiongkok tersebut.
De Minaur mengaku awalnya tidak merasakan masalah berarti. Namun, menjelang akhir set pertama, ia mulai merasakan sesuatu yang tidak beres pada bagian aduktor.
âSaya merasa cukup baik, kemudian saya merasakan sesuatu menjelang akhir set pertama. Setelah itu kondisinya perlahan menjadi sedikit lebih buruk,â kata De Minaur kepada wartawan.
âSaya merasakan sesuatu pada bagian aduktor. Saya belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saya harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Rencana saya adalah pergi ke Shanghai dan menjalani pemindaian.â
Cedera tersebut mengingatkan kembali pada masalah fisik yang pernah mengganggu De Minaur pada 2024. Saat itu, petenis berusia 27 tahun tersebut terpaksa mundur dari perempat final Wimbledon ketika menghadapi Djokovic akibat cedera pinggul. De Minaur juga kemudian melewatkan nomor tunggal Olimpiade Paris sebelum kembali berkompetisi sekitar tujuh pekan kemudian di US Open.
Kini, De Minaur kembali menghadapi persoalan kebugaran pada periode penting dalam kalender tenis.
Ia dijadwalkan tampil di Shanghai Masters yang dimulai tengah pekan ini. Turnamen tersebut menjadi agenda berikutnya bagi De Minaur setelah China Open. Tahun lalu, petenis nomor satu Australia itu berhasil mencapai perempat final di Shanghai. Kondisi cederanya pun akan menjadi perhatian besar menjelang turnamen tersebut.
De Minaur juga masih memiliki peluang untuk mengamankan tempat di ATP Finals di Turin, turnamen yang hanya diikuti delapan petenis terbaik sepanjang musim.
Peluang tersebut semakin terbuka setelah Jannik Sinner mengumumkan pada Selasa bahwa dirinya tidak akan bermain lagi hingga akhir tahun.
De Minaur sendiri tampil cukup meyakinkan sepanjang China Open sebelum cedera menghentikan langkahnya di final. Tahun lalu, ia bahkan berhasil mencapai semifinal ATP Finals di Turin.
âSemuanya, kecuali bagian akhirnya, benar-benar positif,â ujar De Minaur mengenai penampilannya di Beijing.
âAda banyak permainan tenis yang bagus. Saya memainkan beberapa hal dengan sangat baik. Saya merasa luar biasa di lapangan.â
Kini, De Minaur harus menunggu hasil pemeriksaan di Shanghai untuk mengetahui seberapa serius cedera aduktor yang dialaminya.
Hasil pemeriksaan tersebut akan menentukan apakah ia dapat tampil di Shanghai Masters sekaligus menjaga peluangnya menuju ATP Finals, atau justru harus kembali menepi demi memulihkan kondisi fisiknya.
- Novak Djokovic
- Shanghai Masters
- alex de minaur
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkab Kudus Promosikan Produk Fesyen Lokal Lewat Peragaan Busana ASN
-
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen
-
Meski Pembangunan BRT Bikin Macet, Walkot Farhan Optimistis Akan Tekan Kemacetan di Bandung Raya
-
Mau Buka Selat Hormuz, Iran Ajukan Syarat ke AS
-
iPhone 18 Pro Max "Ngebut", 15 Menit Charge Baterai Langsung 50 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.