Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Medan Minta Mahasiswa Bijak Manfaatkan Aplikasi AI

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 14:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Medan Minta Mahasiswa Bijak Manfaatkan Aplikasi AI Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Budi Harino pada Seminar Riset Artificial Intelligence yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan, di Medan, Sabtu (18/7/2026).

MEDAN – Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, meminta seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa untuk bijak memanfaatkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Budi Harino, menilai aplikasi tersebut dapat mempengaruhi aktivitas masyarakat.

"Kemudahan yang ditawarkan AI dapat menjadi ketergantungan seseorang dalam beraktivitas," ujar Budi Harino pada Seminar Riset AI yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan, di Medan, Sabtu (18/7).

Menurut dia, kemudahan yang ditawarkan aplikasi tersebut menjadi catatan penting bagi masyarakat khususnya mahasiswa agar tidak ketergantungan.

"Seperti membuat naskah pidato otomatis ditawarkan di aplikasi AI. Hal itu menjadi potensi menciptakan generasi muda yang malas berpikir jika tidak disikapi dengan bijak," kata dia.

Oleh karena itu, Budi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dengan baik dan bijak.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempermudah aktivitas bukan menyerahkan sepenuhnya kepada aplikasi.

"Jangan sampai kemajuan ini membuat kita berhenti berkembang. Justru harus kita manfaatkan sebagai batu loncatan untuk melangkah lebih maju," ujarnya.

Sebagai generasi penerus bangsa, dia berharap mahasiswa menjadi barometer elemen masyarakat yang memanfaatkan teknologi dengan baik demi mewujudkan generasi emas mendatang.

Sekretaris PC IMM Kota Medan, Achmad Navish Isnaini, menyampaikan pertemuan yang dihadiri kader IMM dari berbagai komisariat se-Kota Medan ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, melainkan pengguna yang kritis, cerdas, dan bijak.

Menurut dia, kecerdasan buatan kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem akademik mahasiswa.

"Artinya teknologi AI ini sudah tidak tabu lagi di dalam dunia kita, apalagi sebagai mahasiswa, peneliti, atau akademisi yang sering diberikan tugas, tidak bisa dipungkiri kita sangat sering memakai teknologi ini,"ujarnya.

Namun, Navish mengingatkan agar kehadiran AI tidak mendegradasi kualitas intelektual mahasiswa. Ia menekankan bahwa AI harus diposisikan sebagai alat bantu produktivitas, bukan sebagai pengganti kecerdasan berpikir manusia.

"Ketika kita menggunakan AI ini, sejatinya kecerdasan yang dibuat itu bukan semata-mata untuk memenuhi syarat atau kapasitas diri secara instan. AI harus dijadikan alat atau produk pendukung untuk kebutuhan sehari-hari dan riset kita agar lebih optimal," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Nasional
Miris! Kesadaran Sejarah Pe...
Ekonomi
Bali Diproyeksikan Jadi Pus...
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.