Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Pesta Makan, Acara KKMM Sultra Ini Sukses Sabet Rekor MURI Dunia Karena Alasan Ini!

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 20:05 WIB | Oleh:
Bukan Cuma Pesta Makan, Acara KKMM Sultra Ini Sukses Sabet Rekor MURI Dunia Karena Alasan Ini! Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Ketua KKMM Sulta Laode Darwin (kanan) menerima Rekor MURI di Kendari, Sulawesi Tenggara.

KENDARI - Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 1.228 dulang makanan tradisional dalam pesta budaya Ritual Haroa di Kota Kendari, Minggu (19/7). 

Senior Manager MURI Triyono di Kendari, Minggu, menyampaikan rekor ini diberikan kepada KKMM Sultra karena berhasil melaksanakan pesta budaya kategori Ritual Haroa dengan sajian makanan menggunakan dulang terbanyak.

"Dari laporan panitia disebutkan ada 1.200 dulang namun setelah kami verifikasi ada 1.228 sehingga tercatat sebagai rekor dunia karena melebihi target," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa melalui pesta budaya ini, masyarakat Muna mengajarkan bahwa manfaat dulang bukan hanya sebagai tempat sajian makanan tetapi membawa kebersamaan kepada yang hadir di agenda tersebut.

Menurutnya, di era digital masyarakat sudah banyak meninggalkan tali persaudaraan di antara sesama warga, namun semua anggapan itu terhapus dengan agenda yang diselenggarakan KKMM Sultra.

"Bahwa dulang bukan hanya sekadar wadah keberhargaan tapi kebersamaan, dulang adalah wadah doa dan rasa syukur bagi kita semua," kata dia.

Triyono berharap, melalui agenda KKMM Sultra, masyarakat bisa menjaga kelestarian budaya sehingga tetap kokoh demi kemajuan bangsa.

Ketua KKMM Sultra Laode Darwin menambahkan filosofi dulang bukan hanya sebagai simbol upacara adat istiadat atau syukuran di masyarakat Muna, namun juga pemersatu dari berbagai kepentingan.

Hal tersebut karena setiap dulang sajian makanan bisa dinikmati 10-20 orang, bahkan jumlah bisa bertambah jika ukuran wadah itu semakin besar.

"Sehingga dulang ini menjadi simbol persatuan kita masyarakat suku Muna di manapun mereka berada," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.