Trump Targetkan Serangan ke Pembangkit Listrik dan Jembatan di Iran

Kamis, 16 Jul 2026, 01:10 WIB

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (14/7) waktu setempat, mengatakan pasukannya akan memperluas serangan terhadap Iran dengan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan pekan depan kecuali Iran setuju untuk bernegosiasi.

Trump juga mengatakan akan merobohkan semua pembangkit listrik dan jembatan di Iran kecuali mereka mau kembali ke meja perundingan.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump — Sumber: SAUL LOEB/AFP

Presiden AS itu mengatakan militer Iran telah dilemahkan hingga ke tingkat yang sangat rendah setelah rentetan serangan AS. Dia juga menuturkan bahwa serangan akan terus berlanjut “sampai saya mengatakan sudah cukup”.

Dia juga mengatakan bahwa perwakilannya telah melakukan kontak dengan pejabat Iran baru-baru ini. Ketika ditanya pesan apa yang disampaikan kepada Iran, Trump menjawab “Sebaiknya Anda membuat kesepakatan. Tidak akan ada yang tersisa bagi Anda”.

Pernyataan Trump tersebut muncul di tengah eskalasi terbaru dalam konflik AS-Iran.

Pada Selasa, pasukan AS melancarkan rangkaian serangan baru terhadap target-target di Iran untuk hari keempat berturut-turut. AS juga kembali memberlakukan blokade di Selat Hormuz.

“Pasukan AS pada hari ini pukul 16.00 Eastern Time (Rabu (15/7) pukul 03.00 WIB) kembali memberlakukan blokade laut terhadap kapal-kapal yang melintas menuju dan dari pelabuhan-pelabuhan serta wilayah pesisir Iran,” kata Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan.

Militer AS melancarkan serangan baru terhadap Iran tak lama sebelum blokade itu diberlakukan, dengan tujuan untuk terus melemahkan kemampuan Iran yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Saling Tembak

Sementara itu, televisi pemerintah Iran pada Rabu melaporkan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) saling tembak dengan pasukan Amerika Serikat di Selat Hormuz.

Kantor berita semi resmi Iran Tasnim yang mengutip pihak berwenang provinsi Hormozgan melaporkan bahwa ledakkan terdengar di Bandar Abbas, kota-kota pesisir, dan pulau-pulau Iran yang disebabkan bentrokan di selat tersebut.

Kantor Berita Mehr juga mengatakan ledakan terdengar di sebelah timur Sirik terkait saling tembak di perairan Teluk terdekat.

Laporan-laporan tersebut muncul di tengah gelombang ledakan baru di beberapa lokasi di Iran selatan seiring meningkatnya konfrontasi militer antara Iran dan AS.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan tersebut ditujukan untuk melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

CENTCOM juga mengatakan bahwa pasukan AS telah melanjutkan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.