• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Rittal Perkuat Industri Ma...

Rittal Perkuat Industri Manufaktur Indonesia Lewat Modification Center Berbasis Digital Engineering

Selasa, 14 Jul 2026, 21:24 WIB

JAKARTA – Rittal Indonesia meresmikan Rittal Modification Center (ModCenter) pertama di Indonesia di Jakarta sebagai langkah memperkuat layanan engineering lokal sekaligus mempercepat implementasi proyek industri. Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan sektor manufaktur, energi, data center, hingga otomasi industri yang semakin menuntut proses engineering yang cepat, presisi, dan terintegrasi secara digital.

Perusahaan menginvestasikan sekitar 400 ribu euro untuk pembangunan dan operasional fasilitas tersebut. Investasi mencakup teknologi machining otomatis Perforex MT, integrasi perangkat lunak engineering EPLAN, serta program pelatihan dan sertifikasi guna meningkatkan kompetensi tenaga engineering lokal.

Ket. Foto: Acara peresmian Pusat Modifikasi Pertama milik Rittal di Indonesia. Pembangunan fasilitas Modification Center pertama ini menelan investasi 400 ribu euro untuk mempercepat proses engineering, digital engineering, serta mendukung transformasi industri dan agenda Making Indonesia 4.0. — Sumber: Rittal Indonesia

Executive Vice President ASEAN Region Rittal Ajay Bhargava mengatakan Indonesia memiliki peran strategis dalam rencana pertumbuhan jangka panjang perusahaan di Asia Tenggara.

Menurutnya, sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia menawarkan peluang besar seiring pesatnya transformasi digital, meningkatnya investasi manufaktur, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang.

"Kehadiran kami melalui Rittal Modification Center di Indonesia mencerminkan keyakinan jangka panjang kami terhadap potensi Indonesia serta komitmen untuk menghadirkan kapabilitas engineering global lebih dekat kepada industri lokal," ujar Ajay dalam keterangannya pada hari Selasa (7/7).

Ia menambahkan kawasan ASEAN akan terus menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia yang ditopang oleh perkembangan manufaktur maju, digitalisasi, energi terbarukan, dan pembangunan infrastruktur.

Pangkas Waktu Modifikasi Enclosure

Sebelum ModCenter hadir di Indonesia, pelanggan Rittal umumnya harus melakukan modifikasi enclosure secara mandiri atau mengirimkan produk ke fasilitas perusahaan di Singapura maupun India.

Kondisi tersebut membuat proses pengerjaan membutuhkan waktu lebih lama serta meningkatkan biaya logistik dan kompleksitas koordinasi proyek.

Melalui fasilitas baru di Jakarta, proses modifikasi kini dapat dilakukan di dalam negeri dengan standar kualitas yang sama seperti fasilitas Rittal di berbagai negara.

Vice President Global Product Portfolio Management Rittal Michael Schell mengatakan industri modern kini membutuhkan kecepatan implementasi yang sama pentingnya dengan kualitas produk.

"Dalam industri modern, kecepatan implementasi kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri. Pelanggan tidak lagi hanya mencari enclosure yang andal, tetapi juga solusi yang mampu mempercepat keseluruhan proses engineering dan instalasi," kata Michael.

Ia menjelaskan kehadiran ModCenter menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan kapabilitas engineering global kepada pelanggan di Indonesia.

Andalkan Digital Engineering

ModCenter mengintegrasikan teknologi Perforex MT, sistem machining berbasis komputer yang mampu melakukan pemotongan, pengeboran, tapping, hingga pelubangan enclosure secara otomatis.

Secara global, teknologi tersebut mampu mempercepat proses machining hingga delapan kali lebih cepat untuk material baja dan hingga 20 kali lebih cepat pada material stainless steel dibandingkan metode manual.

Di Indonesia, proses modifikasi enclosure yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam kini dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Teknologi tersebut juga terhubung langsung dengan platform digital engineering EPLAN, sehingga data hasil perancangan dapat mengalir otomatis menuju proses produksi tanpa perlu pemindahan data secara manual.

Integrasi tersebut memungkinkan proses desain, manufaktur, hingga implementasi berjalan dalam satu alur kerja digital yang lebih efisien.

Berdasarkan studi internal Rittal mengenai otomasi panel building, penerapan digital engineering dan manufaktur otomatis dapat meningkatkan efisiensi proses hingga 74 persen dibandingkan metode konvensional pada kondisi tertentu.

Selain memangkas waktu modifikasi, ModCenter juga diklaim mampu mempercepat implementasi proyek sekitar 70–80 persen, mengurangi waktu instalasi di lapangan hingga 50–60 persen, serta menekan pekerjaan lapangan sekitar 40–50 persen karena enclosure telah dipersiapkan sesuai spesifikasi sejak awal.

Dukung Industri 4.0 di Indonesia

Managing Director Rittal Indonesia Rahul Yadav mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar paling strategis bagi pengembangan kapabilitas lokal perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, pertumbuhan sektor manufaktur, energi, data center, dan otomasi industri mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap solusi engineering yang lebih spesifik dan terintegrasi.

"Dengan hadirnya Modification Center di Indonesia, pelanggan tidak hanya memperoleh akses terhadap standar kualitas global, tetapi juga mendapatkan lead time yang lebih singkat, koordinasi proyek yang lebih efisien, serta proses instalasi yang lebih sederhana," ujar Rahul.

ModCenter Jakarta menjadi fasilitas modifikasi pertama Rittal di Indonesia sekaligus bagian dari jaringan Rittal Modification Center yang telah beroperasi di lebih dari 15 lokasi di dunia.

Fasilitas tersebut didukung tenaga ahli lokal dengan pendampingan teknis dari tim regional Asia Tenggara dan kantor pusat Rittal di Jerman guna memastikan penerapan standar kualitas internasional.

Kehadiran ModCenter juga menjadi bagian dari komitmen Rittal dalam mendukung agenda Making Indonesia 4.0, khususnya melalui pengembangan otomasi industri, Industrial Internet of Things (IIoT), digital engineering, serta pembangunan ekosistem manufaktur yang lebih efisien, adaptif, dan berdaya saing global.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.