Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela Rp340 Triliun, Minta Tak Lagi Molor

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela Rp340 Triliun, Minta Tak Lagi Molor Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kanan) meresmikan "groundbreaking" Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/7).

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela merupakan proyek energi yang telah dinantikan hampir tiga dekade dan kini resmi memasuki tahap pembangunan. Ia meminta seluruh proses pengerjaan dipercepat agar segera memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan energi nasional.

"Proyek strategis nasional Abadi Masela ini merupakan proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade kita tunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunannya," ujar Prabowo saat meresmikan groundbreaking proyek tersebut secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/7).

Presiden menekankan pembangunan proyek tidak boleh kembali mengalami keterlambatan.

"Pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," tegasnya.

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki cadangan energi yang besar yang harus dimanfaatkan sebagai modal pembangunan nasional. Salah satu potensi tersebut berada di wilayah Tanimbar, Maluku, yang menurutnya telah diketahui sejak 28 tahun lalu.

"Buktinya antara lain bahwa kita sudah paham di perairan Tanimbar, Maluku, kita memiliki cadangan energi yang sangat besar. Kita sudah sadar ini 28 tahun yang lalu," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan proyek, termasuk INPEX Masela Ltd. dari Jepang, Petronas dari Malaysia, serta Pertamina sebagai mitra nasional.

Negara Industri

Selain memperkuat ketahanan energi, Prabowo menilai investasi sebesar 20,9 miliar dolar AS pada proyek LNG Abadi Masela akan menjadi pendorong transformasi Indonesia menuju negara industri.

"Proyek ini investasinya sangat besar, hampir 21 miliar dolar AS. Ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan," ujarnya.

Menurut Prabowo, ketersediaan energi menjadi fondasi utama untuk mempercepat hilirisasi dan industrialisasi sehingga Indonesia mampu menjadi negara modern dengan perekonomian yang lebih produktif.

"Kita bertekad menjadi negara industri, negara modern, dan rakyat kita harus hidup dengan baik dan layak," katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan sumber daya alam melalui proyek-proyek strategis akan menghasilkan penerimaan negara yang dapat digunakan untuk membiayai layanan kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur.

"Kita butuh dana untuk membangun pelayanan kesehatan yang terbaik, membayar guru, dan meningkatkan kualitas sekolah agar tidak kalah dengan negara lain," ujar Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Publik Jerman Kecewa, Popul...
Luar Negeri
Konsumsi Domestik Lesu, Eko...
Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

Peneliti IPB Gabungkan Varietas Cabai Habanero Lokal hingga Tingkat Kepedasan Ekstrem

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.