Peringkat Stabil Jangan Dimaknai Seluruh Persoalan Ekonomi Selesai
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiIa khawatir jika sektor keuangan hanya fokus pada pembiayaan konsumtif dan instrumen keuangan, maka pertumbuhan ekonomi tidak akan terasa di masyarakat.
Oleh karena itu, Badiul mendorong pemerintah dan OJK menjadikan rating stabil ini sebagai momentum, bukan tujuan akhir.
“Penting bagi pemerintah dan OJK sebaiknya tidak sekadar merayakan peringkat, melainkan menjadikannya momentum memperkuat koordinasi fiskal-moneter, memperbaiki produktivitas ekonomi, memperluas basis pajak, serta memastikan sektor keuangan lebih banyak membiayai sektor produktif daripada konsumtif,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia menekankan pemerintah perlu mempercepat reformasi fiskal dan pendalaman sektor keuangan. Insentif, kata dia, harus diarahkan pada industri bernilai tambah tinggi agar bisa menyerap tenaga kerja dan meningkatkan ekspor.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pemerintah juga perlu memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat reformasi fiskal dan pendalaman sektor keuangan, mengarahkan insentif pada industri bernilai tambah, memperkuat investasi produktif, serta menjaga disiplin fiskal agar peringkat kredit berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,”pungkas Badiul.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!