Pemkot Bandung Targetkan Penurunan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Rampung Akhir 2026
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 15:25 WIB | Oleh: Ilham SudrajatMenurut Wali Kota Farhan, koordinasi tidak hanya dilakukan dengan operator telekomunikasi, tetapi juga dengan seluruh pengguna layanan yang berpotensi terdampak selama proses pemindahan kabel.
Ia menyatakan, terdapat enam layanan vital yang sama sekali tidak boleh mengalami gangguan jaringan internet, yaitu sektor perbankan, layanan kesehatan, pendidikan, administrasi pemerintahan dan pelayanan publik, serta institusi TNI dan Polri.
"Rumah sakit, klinik, sekolah, kampus, kantor polisi, kantor TNI, perbankan, dan layanan administrasi tidak boleh terputus jaringan internetnya walau hanya sedetik. Setelah semuanya dipastikan aman, baru dilakukan pemotongan kabel," ujar dia.
Bagi pelanggan operator yang belum siap memindahkan jaringan ke utilitas bawah tanah, Farhan mengingatkan bahwa konsekuensinya adalah layanan kabel udara tidak lagi dapat dipertahankan
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di Bandung ke depan yang boleh beroperasi adalah jaringan yang sudah turun ke bawah. Kalau operatornya belum siap, tentu pelanggan harus memahami konsekuensinya," kata dia
Wali Kota Farhan juga mengungkapkan, Pemkot Bandung tidak akan memberi toleransi kepada operator yang masih memasang kabel udara secara ilegal. Ia mencontohkan adanya operator yang kembali menarik kabel di Jalan Lembong meski sebelumnya telah dipotong.
"Ketahuan oleh siapa? Oleh anggota DPRD saat melakukan supervisi? Dengan senang hati kami langsung memotong kabel tersebut. Jadi memang penertiban ini seperti kucing-kucingan. Tetapi aturan tetap harus ditegakkan," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie menyatakan, terus mengawal pelaksanaan program bersama PT Bandung Infra Investama (BII) melalui pengendalian rutin setiap pekan.
Atas arahan wali kota, intensitas pekerjaan pada Juli 2026 ditingkatkan menjadi enam titik setiap pekan, dari sebelumnya tiga titik.
"Target bulan ini ada 27 ruas jalan. Hingga saat ini kami sudah menyelesaikan pekerjaan di 15 ruas jalan, dan optimistis seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal," kata Henryco.
Ia menjelaskan, pengerjaan saat ini meliputi sejumlah ruas jalan seperti Gatot Subroto Utara, Gatot Subroto Selatan, Jalan Jawa, Bangka, Lombok, Veteran, Perintis Kemerdekaan, Pasukan Candra Buana, Aceh, serta ruas jalan lainnya.
Menurut Henryco, seluruh pekerjaan dilakukan dengan pengamanan lalu lintas, koordinasi bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, kepolisian, dan operator telekomunikasi sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!