Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Jam di Istana Merdeka: Prabowo Kumpulkan Tokoh Agama, Bahas Skenario Perang Global yang Mengancam RI

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 02:45 WIB | Oleh:
3 Jam di Istana Merdeka: Prabowo Kumpulkan Tokoh Agama, Bahas Skenario Perang Global yang Mengancam RI Doc: ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan seputar pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan ulama dalam agenda Silaturahmi dan ftar Ramadhan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

JAKARTA - Di bawah temaram lampu Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto menghabiskan waktu selama tiga jam untuk berdialog intens dengan para pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia, Kamis (5/3) malam.

Sembari berbuka puasa, diskusi yang dihadiri pimpinan NU dan Muhammadiyah ini tak sekadar membahas persiapan Lebaran, namun juga membedah ancaman nyata dari eskalasi geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pertemuan marathon ini menjadi sinyal kuat dari Kepala Negara bahwa di tengah badai global yang kian tidak menentu, persatuan nasional adalah benteng terakhir.

"Pertemuan itu membahas perkembangan geopolitik dalam negeri, yang intinya mari kita jaga persatuan," kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan seusai mendampingi Presiden dalam pertemuan itu.

Ia menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, Presiden banyak memaparkan perkembangan situasi geopolitik global serta pentingnya kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan bangsa.

Menurut Zulhas (sapaan akrabnya), dalam kondisi global yang tidak menentu, Presiden mengingatkan bahwa hal paling utama bagi Indonesia adalah menjaga persatuan serta melindungi seluruh rakyat dan wilayah negara.

"Yang paling utama adalah tentu persatuan kita menjaga melindungi seluruh tumpah darah dan rakyat kita," katanya.

Ia menjelaskan Presiden memulai pemaparan sejak sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung kurang lebih selama tiga jam.

Zulhas menambahkan bahwa Presiden juga menjelaskan secara rinci berbagai perkembangan geopolitik internasional, termasuk terkait situasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Namun, ia mempersilakan para ulama yang hadir untuk menyampaikan lebih lanjut mengenai isi pembahasan tersebut.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo berbuka puasa bersama Rais Aam Miftachul Achyar, Ketua Umum Nahdlatul Ulama, Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Iskandar.

Sembari berbuka puasa, Presiden Prabowo berdiskusi dengan para tokoh agama mengenai berbagai isu strategis, mulai dari persiapan libur Lebaran di dalam negeri hingga perkembangan dinamika geopolitik dunia.

Presiden juga mengajak para ulama untuk bersama-sama menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.