Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Telkom Percepat Transformasi Hijau, Fokus Turunkan Emisi hingga 20 Persen

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 22:03 WIB | Oleh:
Telkom Percepat Transformasi Hijau, Fokus Turunkan Emisi hingga 20 Persen Doc: Telkom
Ket. Telkom memberikan support renovasi Rumah Edukasi Cemare Eco Green diwakili oleh GM Witel Nusa Tenggara Muhammad Kafin Latif (kanan) di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/4).

JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 2026 yang mengusung tema Our Power, Our Planet. Komitmen itu diwujudkan melalui aksi konservasi lingkungan berupa penanaman 10.000 mangrove dan transplantasi 2.000 terumbu karang di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (23/4/2026) tersebut dilaksanakan bersama mitra strategis dan melibatkan masyarakat setempat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kolaborasi multipihak demi masa depan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Aksi konservasi itu merupakan implementasi inisiatif keberlanjutan GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Save Our Planet, yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, perlindungan ekosistem, dan percepatan transisi menuju operasional rendah karbon.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan Hari Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bahwa pertumbuhan digital harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Telkom memandang keberlanjutan bukan sekadar program pendukung, tetapi bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Melalui konservasi mangrove dan terumbu karang, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi ekosistem pesisir, masyarakat sekitar, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur digital tetap selaras dengan kelestarian alam,” ujar Hery Susanto melalui siaran pers pada hari Jumat (24/4).

Jaga Ekosistem dan Infrastruktur Digital

Pemilihan Lombok Utara sebagai lokasi konservasi bukan tanpa alasan. Kawasan ini berada di jalur strategis Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) TelkomGroup Mandalika–Sanur. Keberadaan ekosistem pesisir yang sehat dinilai penting untuk membantu menjaga ketahanan kawasan terhadap abrasi dan perubahan lingkungan, sekaligus mendukung keberlangsungan infrastruktur konektivitas digital bawah laut milik TelkomGroup.

Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pesisir dari abrasi, penyerap karbon biru (blue carbon), serta habitat berbagai biota laut. Sementara terumbu karang berperan menjaga keanekaragaman hayati laut dan menopang ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan maupun pariwisata. Karena itu, konservasi di Lombok Utara diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Capaian Lingkungan Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, Telkom menyebut telah menjalankan berbagai program pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan. Di antaranya pengumpulan lebih dari 3,3 ton sampah plastik atau setara 177.915 botol melalui pemanfaatan Reverse Vending Machine (RVM) di lingkungan Telkom Hub Jakarta.

Selain itu, perusahaan juga menjalankan pengelolaan sirkular limbah kabel serat optik dengan tingkat pemulihan mencapai 73 persen, serta standarisasi gedung ramah lingkungan melalui sertifikasi internasional Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) guna memastikan efisiensi energi dan sumber daya.

Target Emisi Turun 20 Persen

Sebagai bagian dari adaptasi perubahan iklim, Telkom juga menjalankan Climate Transition Plan yang menjadi peta jalan menuju operasional rendah karbon dan target Net Zero Emission 2060. Pada fase awal 2023–2030, perusahaan menetapkan enam strategi dekarbonisasi dengan sasaran menurunkan emisi gas rumah kaca cakupan 1 dan 2 sebesar 20 persen, menekan konsumsi energi hingga 10 persen melalui modernisasi teknologi jaringan, membangun panel surya (Solar PV) berkapasitas lebih dari 14 MWp, serta mengurangi sampah minimal 70 persen sembari mengoptimalkan pengelolaan limbah serat optik.

Vice President Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan transformasi hijau tidak hanya ditentukan oleh investasi besar, tetapi juga konsistensi langkah bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.