Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS dan Iran Saling Melancarkan Serangan Saat Ali Khamenei Dimakamkan

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 08:28 WIB | Oleh:
AS dan Iran Saling Melancarkan Serangan Saat Ali Khamenei Dimakamkan Doc: BBC
Ket. Ribuan pelayat berkumpul untuk pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei di Makam Imam Reza pada 9 Juli 2026 di Mashhad, Iran.

AS dan Iran kembali saling melancarkan serangan yang berlanjut hingga Kamis (9/7), sementara para pengamat melaporkan penurunan "dramatis" jumlah kapal yang melewati Selat Hormuz.

Mengutip laporan BBC, AS mengatakan telah menghantam 90 target militer, beberapa di antaranya dekat Selat. Iran mengatakan 14 orang tewas dalam dua hari terakhir.

Media pemerintah juga melaporkan bahwa target di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr terkena serangan, mengutip wakil gubernur provinsi tersebut. AS belum berkomentar tentang serangan terbaru ini.

Iran mengatakan pihaknya menargetkan aset-aset AS di Kuwait, Bahrain, dan Qatar sebagai tanggapan. Kemudian pada hari Kamis, Teheran melancarkan serangan lebih lanjut terhadap lokasi-lokasi di Kuwait, Yordania, dan Irak, menurut laporan media yang terkait dengan pemerintah.

Secara terpisah, kerumunan besar berkumpul saat mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dimakamkan setelah enam hari rangkaian acara pemakaman.

Kerumunan orang memadati jalan-jalan Mashhad di timur laut Iran sambil mengibarkan bendera Iran, sementara beberapa orang terlihat memegang papan bertuliskan ancaman kematian yang ditujukan kepada Presiden AS Donald Trump.

Khamenei tewas pada 28 Februari selama jam-jam pertama serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan terbaru AS sebagai "kejahatan perang berat", dan menggambarkan pemerintahan AS sebagai "jahat dan psikopat".

Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa jembatan dan jalur kereta api yang menghubungkan Teheran dengan kota Mashhad, tempat pemakaman mendiang pemimpin tertinggi diadakan, juga mengalami kerusakan.

Kementerian Kesehatan Iran mengatakan 14 orang tewas dan 78 orang luka-luka di lima provinsi.

Negara-negara Teluk melaporkan serangan Iran menyusul serangan AS, dengan ledakan di ibu kota Bahrain, Manama, Kuwait mencegat rudal dan drone, dan Qatar mengeluarkan peringatan keamanan.

Kemudian pada hari Kamis, ledakan terdengar di pelabuhan Konarak di selatan Iran, dan seorang pejabat setempat mengatakan kepada kantor berita resmi Iran bahwa sebuah lokasi angkatan laut diserang oleh "musuh".

Namun, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya tidak melakukan serangan apa pun di Iran dalam beberapa jam terakhir.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang juga merupakan kepala negosiator negara itu dengan AS, mengatakan di X bahwa Amerika "masih belum belajar bahwa intimidasi dan pelanggaran janji bukanlah hal yang tanpa konsekuensi".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Rachmat Gobel Bakal Dimakam...
Nasional
Jenazah Rachmat Gobel akan ...
Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.