Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Sudah Beraksi Lima Kali

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Sudah Beraksi Lima Kali Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu di Mapolsek Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/7).

JAKARTA -- Polsek Jatinegara mengungkap modus yang digunakan oleh komplotan pencuri pagar besi pembatas taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), yang sudah beraksi sebanyak lebih dari lima kali.

"Sudah lebih dari lima kali mereka melakukan ini di lokasi yang sama. Dengan kelompok itu juga, dari kelompok itu, dari satu suku bangsa tertentu. Kami tidak mau menyebutkan suku bangsanya," kata Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu di Mapolsek Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu. 

Modus yang digunakan oleh komplotan pencuri pagar besi pembatas taman itu, yakni mereka selalu menjalankan tindak kriminalnya menjelang waktu subuh, saat lokasi tersebut dalam kondisi sepi.

"Dari pengakuannya, mereka beraksi menjelang subuh. Waktu itu dipilih karena kondisi lokasi relatif sepi sehingga lebih leluasa mengangkut pagar besi," ujar Bayu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, dari kelima pelaku, Polsek Jatinegara menangkap salah satu pria berinisial CAT (30) yang tinggal di flyover Kampung Melayu pada Selasa (7/7) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pelaku CAT diamankan di kawasan Terminal Kampung Melayu saat tengah makan di sebuah warung.

Penangkapan itu berlangsung ketika pelaku berusaha bersembunyi karena mengetahui adanya pengecekan dari pihak Kecamatan Jatinegara bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Berdasarkan pengakuan dari pelaku CAT, terakhir dia melakukan keterlibatannya dalam pencurian pagar besi taman itu tiga hari yang lalu," ucap Bayu.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Lebih lanjut, Bayu mengatakan hasil pemeriksaan terhadap CAT menunjukkan barang bukti berupa pagar taman besi di flyover Kampung Melayu yang merupakan hasil curian itu sudah dijual di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

"Informasi dari pelaku, barang tersebut sudah dijual ke daerah Senen. Itu yang sekarang kami dalami untuk menemukan barang bukti sekaligus pihak yang menerima barang tersebut," tutur Eko.

Menurut dia, sampai dengan saat ini, polisi belum dapat menyita barang bukti tersebut karena seluruh pagar besi telah berpindah tangan. Meski demikian, penyidik terus melakukan pengembangan kasus.

Sebelumnya, warga mengeluhkan pagar besi di taman bawah kolong flyover Kampung Melayu itu raib digondol komplotan pencuri dalam empat hari terakhir.

"Seminggu lalu, pagarnya masih ada, tapi beberapa hari ini, sekitar tiga sampai empat hari sudah habis, cepat sekali hilangnya pagarnya sama pencuri," kata warga sekitar bernama Ana (38) di Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (7/7).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonom: Liburan Sekolah Gerakkan Ekonomi Daerah

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Ekonom: Liburan Sekolah Ger...

Iko Uwais Bintangi Film Aksi "Wings of Dread"

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Iko Uwais Bintangi Film Aks...
Daerah
Geng Motor Disuruh Masuk Se...
Tiga Santri Diduga Dibakar Senior di Lombok Tengah, Satu Meninggal Dunia. Belum Ada Tersangka

Tiga Santri Diduga Dibakar Senior di Lombok Tengah, Satu Meninggal Dunia. Belum Ada Tersangka

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.