Empat Bintang Muda Bersinar di Babak 16 Besar, Persaingan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 Kian Memanas
📅 Rabu, 08 Jul 2026, 08:57 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK – Babak 16 besar Piala Dunia 2026 kembali menjadi panggung bagi para pemain muda terbaik dunia. Sejumlah talenta yang digadang-gadang sebagai calon penerus generasi emas sepak bola tampil memikat dan semakin menguatkan peluang mereka meraih FIFA Young Player Award, penghargaan untuk pemain terbaik turnamen yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2005.
Di antara nama-nama yang paling mencuri perhatian adalah Ayyoub Bouaddi (Maroko), Desire Doue (Prancis), Nico O'Reilly (Inggris), dan Lamine Yamal (Spanyol). Keempatnya memainkan peran penting dalam membawa negaranya melaju ke babak perempat final.
Ayyoub Bouaddi, Otak Permainan Maroko
Gelandang muda Maroko Ayyoub Bouaddi menjadi motor permainan Atlas Lions sepanjang perjalanan mereka menuju delapan besar.
Pemain Lille berusia 18 tahun itu dikenal memiliki kecerdasan yang tidak hanya terlihat di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan akademis. Saat berusia 15 tahun, Bouaddi memenangkan kompetisi pidato di depan publik. Setahun kemudian ia menyelesaikan pendidikan menengah (baccalaureate), dan kini tengah menempuh pendidikan di bidang matematika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kecerdasan tersebut tercermin dalam cara bermainnya. Bouaddi mampu mengatur tempo pertandingan dengan tenang, membaca permainan lawan, sekaligus menjaga keseimbangan lini tengah Maroko.
Meski masih sangat muda, ia juga memiliki kekuatan fisik yang membuatnya mampu bersaing dengan pemain-pemain senior, termasuk saat membantu Maroko menyingkirkan tuan rumah Kanada di babak 16 besar.
Desire Doue Terus Bersinar Bersama Prancis
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika Maroko mengandalkan Bouaddi, maka Prancis memiliki Desire Doue sebagai salah satu senjata utamanya.
Penyerang Paris Saint-Germain itu kembali menunjukkan kualitasnya setelah sebelumnya meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Ligue 1 selama dua musim berturut-turut.
Pada Piala Dunia pertamanya, pemain berusia 21 tahun tersebut langsung tampil meyakinkan. Ia menjadi starter dalam tiga dari lima pertandingan Prancis, mencetak satu gol, serta memenangkan penalti penentu yang sukses dikonversi Kylian Mbappe saat Les Bleus mengalahkan Paraguay di babak 16 besar.
Prancis kini akan menghadapi Maroko pada perempat final dalam laga yang sekaligus mempertemukan dua kandidat kuat peraih penghargaan pemain muda terbaik.
Nico O'Reilly Jadi Andalan Inggris
Bek kiri Nico O'Reilly juga tampil konsisten bersama Inggris.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!