Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Petugas Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Ratusan Petugas Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Sejumlah kendaraan dannalat berat saat beraktivitas melakukan pemadaman di area TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa (7/7).

KABUPATEN TANGERANG -- Sedikitnya 600 personel gabungan hingga tiga unit armada helikopter water bombing masih terus melakukan penanganan secara terpadu dalam pemadaman di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, yang telah memasuki hari ke delapan sejak terjadi kebakaran pada 30 Juni 2026.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki di Tangerang, Selasa menyatakan bahwa seluruh instansi dari tingkat daerah hingga nasional telah turun tangan secara terpadu untuk mengatasi kepulan asap dan sebaran api di TPA Jatiwaringin.

"Penanganan dilakukan secara terpadu, termasuk dengan Kementerian Lingkungan Hidup, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan Forkopimda Kabupaten Tangerang. Kami menurunkan semua kekuatan, baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana," katanya.

Ia menerangkan, sebagai mempercepat pemadaman di titik-titik sebaran api, petugas mengombinasikan jalur darat dan udara. Di mana, sebanyak tiga unit helikopter water bombing terus dikerahkan untuk menyiram air secara berkala dengan mengambil pasokan air dari danau terdekat.

"Ada empat unit (helikopter) yang disiapkan. Hari ini tiga unit beroperasi, satu lagi masih istirahat. Mungkin besok akan ditambah lagi dua," ucapnya.

Dia bilang, selain jalur udara upaya pemadaman juga diperkuat oleh kurang lebih 50 armada pemadam kebakaran (Damkar) yang berasal dari berbagai instansi pemerintah hingga swasta. Berkat upaya masif ini, kondisi di hari kedelapan diklaim sekitar 4,5 persen dari total 18 hektare lahan TPA yang terbakar kini sudah mulai terkendali.

Sementara itu, Hengki menambahkan, untuk situasi dampak kepulan asap kebakaran TPA Jatiwaringin saat ini terdapat 192 warga terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

​Polda Banten memastikan seluruh kebutuhan pengungsi, mulai dari tempat tidur, logistik makan dan minum, hingga pelayanan kesehatan dari dokter Puskesmas, Rumah Sakit, Dokkes Polda, serta Polres telah disiagakan penuh.

"Semua baik tempat tidur pengungsian sudah disiapkan oleh Pemerintah Tangerang. Makan minumnya mereka, kesehatan mereka juga kita siapkan dokter-dokter dari Puskesmas, dari Rumah Sakit, termasuk dari Dokkes Polda maupun dari Polres diturunkan. Yang lain-lain pun turun, obat-obatan semua kita siap," kata dia.

Berdasarkan pantauan Antara di lokasi pada Selasa (7/7) sekitar pukul 14.51 WIB menunjukkan, kepulan asap dan titik api di beberapa gunungan sampah tepatnya di sebelah selatan dan barat masih menyala.

Kemudian, di sisi lain pemadaman melalui skema inject dari petugas Manggala Agni dan BPBD terus dilakukan secara terpadu melalui sejak malam hingga saat ini.

Selanjutnya, terdapat unit armada helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana melakukan penyiraman udara atau pemboman air di titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 Triliun

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Bukukan Laba Rp2,28 ...
Daerah
PT KAI Sediakan Layanan Rai...

Pemkot Bandung Bertekad Terus Perangi Judi Online

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Bertekad Ter...
Daerah
Wali Kota Bandung Tegaskan ...

Wali Kota Minta BPBD Bandung Siaga di Musim Kemarau

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Wali Kota Minta BPBD Bandun...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.