Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misi Rahasia Perang Dunia II yang Berakhir Tragis, Kapal Selam Jepang Pembawa Emas Nazi Ditemukan di Kedalaman Hampir 5 Kilometer

📅 Senin, 06 Jul 2026, 00:03 WIB | Oleh:

Ia mengumpulkan log operasi, laporan serangan, hingga catatan harian perang yang sebelumnya belum pernah dianalisis secara bersamaan.

Timnya kemudian menggunakan sistem rekonstruksi navigasi bernama RENAV, yang semula dikembangkan untuk merekonstruksi pergerakan kapal selam modern.

Dengan memperhitungkan arus laut, perubahan haluan, kondisi cuaca, serta posisi seluruh kapal yang terlibat dalam operasi, mereka menemukan bahwa lokasi tenggelamnya I-52 sebenarnya bergeser lebih dari 16 kilometer dari koordinat resmi sebelumnya.

Misteri Akhirnya Terpecahkan

Petunjuk baru tersebut menjadi dasar ekspedisi laut dalam pada 1995.

Setelah berminggu-minggu melakukan pemindaian sonar tanpa hasil dan cadangan bahan bakar hampir habis, terobosan akhirnya datang pada 2 Mei 1995.

Sonar mendeteksi sebuah objek besar tepat di dekat lokasi yang telah dihitung ulang.

Kamera bawah laut kemudian memperlihatkan bangkai kapal selam besar yang masih berdiri tegak di dasar Samudra Atlantik pada kedalaman lebih dari 17.000 kaki atau sekitar 5,2 kilometer.

Bentuk buritan kapal dan berbagai ciri khasnya memastikan bahwa bangkai tersebut adalah I-52, kapal selam transportasi Tipe C3 milik Jepang.

Yang mengejutkan para peneliti, badan kapal tidak hancur total akibat tekanan laut. Mereka meyakini air masuk secara perlahan setelah kapal terkena torpedo sehingga struktur utamanya tetap bertahan hingga mencapai dasar laut.

Harta Karun Diduga Masih Tersimpan

Meski beberapa serpihan berhasil diangkat ke permukaan sebagai bagian dari pembuktian hak penyelamatan, ekspedisi tersebut tidak mengambil emas yang berada di dalam kapal.

Para peneliti meyakini emas masih tersimpan di bagian depan kapal selam, area yang diduga hampir tidak terganggu sejak tenggelam pada 1944.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.