Misi Rahasia Perang Dunia II yang Berakhir Tragis, Kapal Selam Jepang Pembawa Emas Nazi Ditemukan di Kedalaman Hampir 5 Kilometer
📅 Senin, 06 Jul 2026, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STenggelam di Tengah Samudra Atlantik
Pada malam 23 Juni 1944, I-52 muncul ke permukaan laut untuk bertemu U-530 di tengah Samudra Atlantik.
Belum lama proses pertemuan selesai, pesawat-pesawat dari USS Bogue datang menyerang.
Letnan Komandan Jesse Taylor yang menerbangkan pesawat TBM Avenger terlebih dahulu menjatuhkan bom laut, kemudian kembali menyerang menggunakan torpedo akustik Mark 24, senjata yang mampu mengikuti suara baling-baling kapal selam di bawah air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rekaman dari sonobuoy menangkap suara I-52 yang menyelam, disusul ledakan besar dan suara lambung kapal yang hancur akibat tekanan laut, menandakan kapal mengalami kerusakan fatal.
Keesokan harinya, kapal-kapal Amerika menemukan puing-puing dan tumpukan karet mengapung di laut sebagai bukti bahwa I-52 telah tenggelam.
Seluruh 109 awak kapal dilaporkan tewas, sementara kapal selam Jerman U-530 berhasil melarikan diri tanpa terdeteksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Misteri yang Bertahan Puluhan Tahun
Meski yakin kapal itu telah dihancurkan, lokasi bangkai I-52 tetap menjadi teka-teki.
Serangan berlangsung pada malam hari, cuaca buruk, serta jauh dari daratan. Kesalahan navigasi dan pergerakan kapal setelah terkena torpedo membuat koordinat resmi Angkatan Laut Amerika meleset hingga puluhan kilometer.
Akibatnya, selama puluhan tahun pencarian dilakukan di lokasi yang salah.
Arsip Lama Membuka Petunjuk Baru
Awal 1990-an, peneliti Paul Tidwell mulai memeriksa kembali berbagai arsip perang dari sejumlah negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!