Bank Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan untuk Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga

Kamis, 02 Jul 2026, 13:50 WIB

JAKARTA - Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem inklusi keuangan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional, perseroan menegaskan komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan, pembiayaan produktif, hingga pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang saling terintegrasi, mulai dari penguatan jaringan Mandiri Agen, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI), hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan keuangan yang mudah, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Ket. Foto: Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem inklusi keuangan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat. — Sumber: Istimewa

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan mengatakan pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kemampuan perusahaan menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Menurutnya, inklusi keuangan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih merata.

"Bank Mandiri meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif merupakan pilar penting bagi kemajuan bangsa. Karena itu, kami terus menguatkan ekosistem layanan yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal, sehingga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia," ujar Henry.

Hingga akhir 2025, Bank Mandiri memiliki 111.035 Mandiri Agen yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan tersebut berhasil mendukung pembukaan sekitar 3,5 juta rekening baru, melayani 963 ribu debitur KUR, serta membantu pengelolaan 531 koperasi desa dan kecamatan.

Di sektor pembiayaan, Bank Mandiri mencatat penyaluran KUR mencapai Rp40,99 triliun sepanjang 2025 atau setara 106,5 persen dari target yang ditetapkan. Dari total tersebut, sekitar Rp25,13 triliun atau 61,54 persen disalurkan ke sektor produksi, terutama pertanian, jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan.

Henry menjelaskan pembiayaan produktif tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat sektor-sektor ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Dengan demikian, manfaat pembiayaan tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat secara luas.

Selain fokus pada ekonomi domestik, Bank Mandiri juga memperluas dukungan bagi Pekerja Migran Indonesia melalui Program Kelompok Belajar (Pokjar). Program tersebut telah menjangkau 21.074 PMI di berbagai negara dengan memberikan edukasi literasi keuangan, akses layanan perbankan formal, serta fasilitas remitansi melalui Mandiri International Remittance di Malaysia.

Bank Mandiri juga terus mengembangkan kapasitas pelaku UMKM melalui Rumah BUMN yang sepanjang 2025 telah mendampingi 17.600 pelaku usaha. Di sisi lain, program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) berhasil melahirkan 20 finalis wirausaha terbaik sebagai bagian dari upaya mencetak generasi pengusaha baru di Indonesia.

"Kami percaya pertumbuhan Bank Mandiri akan semakin bermakna ketika manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat. Melalui perluasan akses keuangan, pembiayaan produktif, pemberdayaan PMI, dan penguatan kapasitas UMKM, kami ingin terus berkontribusi membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan lestari," tutup Henry.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bank Mandiri menegaskan komitmennya membangun ekosistem keuangan yang saling terintegrasi. Perseroan optimistis perluasan akses layanan, pembiayaan produktif, dan program pemberdayaan masyarakat akan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.