Janice Tjen Ciptakan Kejutan, Singkirkan Unggulan 22 Wimbledon
📅 Selasa, 30 Jun 2026, 07:37 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON — Debut Janice Tjen di ajang Grand Slam Wimbledon langsung dihiasi kejutan besar. Petenis putri Indonesia itu tampil impresif dengan menyingkirkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, pada babak pertama turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut.
Bermain di All England Club, London, Senin (29/6) malam WIB, Janice yang berstatus debutan menang meyakinkan atas Fernandez dengan skor 6-1, 7-6 (3). Kemenangan ini mengantarkan petenis berusia 24 tahun tersebut melangkah ke babak kedua Wimbledon.
Menghadapi Fernandez yang pernah mencapai final US Open 2021, Janice tidak menunjukkan rasa gentar. Sejak awal pertandingan, petenis kelahiran Jakarta itu langsung mengambil inisiatif permainan dengan tampil agresif dari baseline.
Tekanan Janice membuat Fernandez kesulitan mengembangkan permainan. Servis petenis Kanada itu langsung dipatahkan pada gim pertama, sebelum Janice kembali merebut dua gim servis lawannya untuk membuka jarak 5-1.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Janice terus menjaga fokus dan menutup set pertama dengan kemenangan dominan 6-1 hanya dalam waktu singkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertarungan sengit baru terjadi pada set kedua. Fernandez berusaha bangkit dan memperbaiki permainan, sementara Janice tetap konsisten menjaga ritme. Kedua petenis sama-sama mempertahankan servis hingga skor imbang 6-6 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui tiebreak.
Pada fase penentuan tersebut, Janice kembali memperlihatkan mental bertanding yang kuat. Ia mampu mengendalikan tekanan, mencuri momentum sejak awal, dan akhirnya mengunci kemenangan tiebreak 7-3.
Janice pun menyelesaikan pertandingan dalam waktu 1 jam 29 menit sekaligus mencatatkan kemenangan terbesar dalam debutnya di Wimbledon.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penampilan solid Janice terlihat dari statistik pertandingan. Ia melepaskan enam servis as tanpa melakukan double fault. Permainannya juga menghasilkan 24 winner dengan hanya 10 kesalahan sendiri.
Di sisi lain, Fernandez memang mampu mencatatkan lima ace, tetapi tiga double fault dan 22 unforced error membuat peraih finalis US Open tersebut kehilangan banyak peluang. Ia hanya membukukan 20 winner sepanjang pertandingan.
Janice juga lebih tajam dalam memanfaatkan peluang. Dari sembilan kesempatan break point, ia sukses mengonversi tiga di antaranya menjadi poin. Sementara Fernandez gagal memanfaatkan seluruh peluang break yang didapat.
Kemenangan atas unggulan ke-22 itu menjadi modal berharga bagi Janice untuk melanjutkan petualangan di Wimbledon. Pada babak kedua, ia akan bertemu pemenang laga antara petenis tuan rumah Mimi Xu dan wakil Australia, Daria Kasatkina.
Selain tampil di nomor tunggal, Janice juga masih memiliki agenda di nomor ganda. Ia akan berpasangan dengan Aldila Sutjiadi dan menghadapi duet tuan rumah Harriet Dart/Maia Lumsden pada babak pertama yang dijadwalkan berlangsung Kamis (2/7).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!