• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Jadi Salah Satu Film Terma...

Jadi Salah Satu Film Termahal di Dunia, Budget Ramayana USD 500 Juta - Dua Kali Lipat The Odyssey, Jauh di Atas Spider-Man: Brand New Day

Kamis, 06 Agu 2026, 00:02 WIB

Industri film India tengah mencuri perhatian dunia lewat proyek ambisius Ramayana. Film garapan sutradara Nitesh Tiwari itu dikabarkan memiliki total anggaran sekitar 500 juta dolar AS untuk dua bagian film, menjadikannya salah satu produksi termahal yang pernah dibuat. 

Dari The Economic Times, besarnya anggaran tersebut langsung memicu perbandingan dengan dua film Hollywood yang juga menjadi sorotan tahun ini, yakni Spider-Man: Brand New Day dan The Odyssey karya Christopher Nolan.

Ket. Foto: Film ini sekaligus menunjukkan ambisi Bollywood untuk menantang dominasi Hollywood melalui film mitologi berskala global. — Sumber: Istimewa

Jika laporan anggaran itu akurat, biaya produksi Ramayana mencapai sekitar dua kali lipat dari The Odyssey yang diperkirakan menelan dana sekitar 250 juta dolar AS . Bahkan, anggaran Ramayana juga jauh melampaui Spider-Man: Brand New Day yang diperkirakan menghabiskan sekitar 220 juta dolar AS . Artinya, biaya produksi Ramayana bahkan lebih besar dibanding gabungan anggaran kedua film Hollywood tersebut. 

Proyek ini diproduseri Namit Malhotra bersama bintang Kannada Yash, dengan Nitesh Tiwari dipercaya sebagai sutradara. Film ini akan dibagi menjadi dua bagian, dengan Part 1 dijadwalkan tayang saat perayaan Diwali 2026, sedangkan Part 2 menyusul pada 2027. 

Deretan pemainnya pun dipenuhi nama besar perfilman India. Ranbir Kapoor memerankan Rama, Sai Pallavi sebagai Sita, sementara Yash tampil sebagai Rahwana. Film ini juga diperkuat Sunny Deol, Ravi Dubey, Arun Govil, hingga Amitabh Bachchan sebagai narator. 

Tak hanya dari sisi pemain, Ramayana juga menggabungkan talenta kelas dunia di balik layar. Musik latar digarap komposer legendaris Hans Zimmer yang untuk pertama kalinya terlibat dalam produksi film India, sementara lagu-lagunya dikerjakan A.R. Rahman. Efek visualnya dipercayakan kepada DNEG, studio pemenang Academy Awards yang sebelumnya menggarap film-film seperti Dune, Oppenheimer, hingga sejumlah karya Christopher Nolan. 

Produser Namit Malhotra bahkan menggambarkan proyek ini sebagai perpaduan kemegahan Avatar dan Gladiator dalam semesta layaknya The Lord of the Rings. Menurutnya, target mereka bukan sekadar membuat film India berskala besar, tetapi menghadirkan tontonan epik yang mampu bersaing di pasar global. 

Sementara itu, The Odyssey karya Christopher Nolan juga menjadi salah satu proyek paling ambisius Hollywood. Film adaptasi epos Yunani tersebut diproduksi dengan kamera IMAX film dan mendapat dukungan besar dari jaringan bioskop IMAX di berbagai negara, termasuk alokasi sekitar 800 layar IMAX di Tiongkok saat perilisannya. 

Di sisi lain, Spider-Man: Brand New Day tetap menjadi salah satu film superhero terbesar tahun ini dengan anggaran sekitar 220 juta dolar AS  serta dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker. Meski memiliki biaya produksi lebih kecil dibanding Ramayana, film Marvel itu diproyeksikan menjadi salah satu film berpendapatan tertinggi tahun ini berkat kekuatan waralaba Spider-Man. 

Apabila angka anggaran Ramayana benar-benar terealisasi, proyek tersebut bukan hanya akan menjadi film termahal dalam sejarah perfilman India, tetapi juga masuk dalam jajaran produksi dengan biaya terbesar yang pernah dibuat di dunia. Hal itu sekaligus menunjukkan ambisi Bollywood untuk menantang dominasi Hollywood melalui film mitologi berskala global. 

  • Ramayana

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.