Viral di Piala Dunia, Kiper Tanjung Verde Resmi Bergabung dengan Colo-Colo
Kamis, 06 Agu 2026, 00:09 WIBSANTIAGO â Penjaga gawang tim nasional Tanjung Verde (Cape Verde), Vozinha, mengaku selalu percaya dirinya pantas membela klub besar. Keyakinan itu akhirnya menjadi kenyataan setelah penampilan impresifnya di Piala Dunia membawanya bergabung dengan raksasa sepak bola Cile, Colo-Colo.
Kiper berusia 40 tahun tersebut menjadi salah satu kejutan pada Piala Dunia 2026. Penampilan gemilangnya di bawah mistar gawang membuat namanya viral di media sosial sekaligus membantu Cape Verde mencatat sejarah pada debut mereka di ajang tersebut.
Vozinha tampil sebagai sosok penting saat negara kepulauan kecil di Afrika itu lolos dari fase grup sebelum akhirnya tersingkir secara tipis oleh Argentina pada babak 32 besar.
Usai turnamen, ia resmi bergabung dengan Colo-Colo, klub tersukses di Liga Cile yang telah mengoleksi 34 gelar liga, setelah mengakhiri kebersamaannya dengan klub Divisi Segunda Portugal, Chaves. Sebelumnya, Vozinha juga pernah berkarier di Angola, Siprus, Moldova, dan Slovakia.
Meski sepanjang kariernya lebih banyak memperkuat klub-klub dari liga yang kurang populer, Vozinha mengaku tidak pernah kehilangan kepercayaan diri.
"Walaupun saya bermain di liga-liga yang lebih kecil dan membela klub yang bukan raksasa, jauh di dalam hati saya selalu mengatakan bahwa saya adalah pemain yang pantas bermain untuk klub besar," ujar Vozinha.
Karena itu, ketika tawaran dari Colo-Colo datang, ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan pilihan.
"Ketika Colo-Colo menghubungi saya, tidak ada keraguan sama sekali. Sejak hari pertama saya sudah tahu di mana saya ingin bermain. Saya menerima banyak tawaran, tetapi Colo-Colo selalu menjadi prioritas," katanya.
Penampilan Cape Verde di Piala Dunia menjadi salah satu kisah paling mengejutkan dalam turnamen tersebut.
Dalam penampilan perdana mereka di putaran final, Cape Verde berhasil menahan imbang juara dunia Spanyol tanpa gol. Mereka kemudian kembali bermain seri melawan Uruguay, dua kali juara dunia, serta Arab Saudi, hasil yang cukup untuk membawa mereka finis sebagai runner-up Grup H dan melaju ke fase gugur.
Meski akhirnya dihentikan Argentina pada babak 32 besar, performa Vozinha mendapat banyak pujian karena beberapa kali melakukan penyelamatan penting sepanjang turnamen.
Kiper veteran itu mengakui Piala Dunia menjadi pengalaman terbaik sepanjang kariernya, tetapi kini ia memilih fokus pada tantangan baru.
"Piala Dunia adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam karier sepak bola saya, tetapi itu sekarang sudah menjadi masa lalu," ujarnya.
"Berada di sini dan mewakili Colo-Colo, klub besar dengan sejarah yang luar biasa, adalah pencapaian terbesar dalam karier saya di level klub."
Bagi Vozinha, kepindahan ke Colo-Colo bukan hanya hadiah atas penampilan impresif di Piala Dunia, tetapi juga pembuktian bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri akhirnya membawanya mencapai salah satu impian terbesar dalam karier profesionalnya.
- Chile
- tanjung verde
- vozinha
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tanjung Verde Siapkan Kejutan, Tak Gentar Hadapi Juara Bertahan Piala Dunia Argentina
-
Pemprov Sultra Salurkan 52 Ton Beras dan 3.060 Liter Minyak untuk Korban Banjir
-
Perceraian Bos SK Group Memanas! Harta Rp16,3 Triliun Diperebutkan, Nasib Konglomerat Raksasa Korea Selatan Jadi Taruhan
-
Tim SAR: Lima Selamat dan Satu Hilang Akibat Tabrakan Kapal di Kotabaru
-
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas bagi ASN Kementerian Desa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.