Industri Kecantikan Memiliki Prospek Bisnis dan Investasi yang Menjanjikan

Rabu, 05 Agu 2026, 23:45 WIB

JAKARTA- Industri kecantikan nasional masih memiliki peluang bisnis dan investasi yang menjanjikan di tengah meningkatnya permintaan produk perawatan diri dan kosmetik.

Hal itu yang mendorong Krista Exhibitions Group kembali menggelar IndoBeauty Expo 2026 sebagai ajang mempertemukan produsen, distributor, investor, hingga pelaku usaha untuk memperluas pasar dan membangun kemitraan bisnis.

Ket. Foto: Opening Ceremony IndoBeauty Expo 2026 yang berlangsung dari tanggal 5-7 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta. — Sumber: istimewa

Pameran yang berlangsung pada 5-7 Agustus 2026 itu menjadi salah satu agenda bisnis terbesar di sektor kecantikan. Sebanyak 65 perusahaan dari lebih dari delapan negara turut berpartisipasi, yakni Indonesia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Tiongkok.

CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan penyelenggaraan IndoBeauty Expo yang memasuki tahun ke-16 menjadi momentum untuk memperkuat daya saing industri kecantikan Indonesia sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas negara.

“Melalui pameran ini, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang kemitraan, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat daya saing industri kecantikan Indonesia agar semakin siap bersaing di pasar global,” kata Daud dalam pembukaan pameran, Rabu (5/8).

Pameran tersebut jelasnya tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga ruang kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan industri kecantikan nasional.

“Kami optimistis IndoBeauty Expo 2026 akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pelaku industri serta mendorong terciptanya ekosistem kecantikan yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing internasional,” kata Daud.

Salah satu agenda utama dalam IndoBeauty Expo 2026 adalah Business Matching yang digelar setiap hari selama pameran berlangsung.

Program tersebut difasilitasi Krista Exhibitions Group bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk mempertemukan peserta pameran dengan distributor, peritel, hingga calon mitra bisnis.

Melalui forum tersebut, pelaku industri diharapkan dapat memperluas jaringan usaha, menjajaki peluang investasi, serta mempercepat penetrasi pasar bagi produk kecantikan lokal maupun internasional.

Selain mempertemukan pelaku bisnis, pameran juga menghadirkan berbagai seminar, lokakarya, dan diskusi mengenai perkembangan industri kecantikan, inovasi produk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga strategi menghadapi persaingan global.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.