Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Damkarmat Makassar Catat 86 Peristiwa Kebakaran Sepanjang Januari-Juni 2026

📅 Senin, 22 Jun 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Damkarmat Makassar Catat 86 Peristiwa Kebakaran Sepanjang Januari-Juni 2026 Doc: ANTARA/Arnas Padda
Ket. Warga melihat kondisi rumah yang hagus terbakar di Kelurahan Barabarayya, Makassar, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat sebanyak 75 unit rumah dan bangunan ludes dilalap si jago merah sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026, Minggu (21/6). 

Tingginya angka kejadian yang didominasi oleh kawasan permukiman warga hingga kompleks pergudangan komersial ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian penggunaan perangkat elektronik serta instalasi listrik yang tidak memenuhi standar kelayakan.

"Kejadian peristiwa kebakaran ini dari data kemungkinan besar diduga karena kelalaian dalam menggunakan perangkat elektronik yang berhubungan listrik, termasuk instalasi listrik tidak laik atau tidak sesuai standar," ujar Kepala Bagian Operasi Damkarmat Makassar Cakrawala, Minggu. 

Dari data Damkarmat Makassar, tercatat kasus kejadian kebakaran dari awal Januari hingga 18 Juni 2026 sebanyak 86 peristiwa, dan didominasi rumah terbakar. Sebanyak 75 unit rumah, bangunan dan gudang dilalap si jago merah. 

Tercatat, sebanyak 24 unit kendaraan, delapan unit toko maupun kafe, tiga bangunan sekolah, serta satu unit hotel atau asrama terbakar. Jumlah kejadian kebakaran tertinggi pada Februari 2026 sebanyak 16 rumah, disusul kebakaran alang-alang, sampah sebanyak 27 kejadian. 

Sementara untuk data lima tahun terakhir, peristiwa kebakaran tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebanyak 393 kali, selanjutnya tahun 2025 tercatat 258 kejadian, tahun 2024 sebanyak 303 kejadian, tahun 2022 sebanyak 151 kejadian dan 138 kali kejadian pada 2021.

Merujuk dari kejadian itu, kata Cakrawala, masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan termasuk dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan memperhatikan perangat elektronik, instalasi listrik serta penggunaan kompor. 

Pihaknya terus mengingatkan warga Kota Makassar agar senantiasa menjaga lingkungannya serta menghubungi layanan darurat Damkarmat Makassar bila terjadi kejadian di nomor  0811410113 atau melaporkan situasi darurat lainnya ke aplikasi Lontara+ resmi milik Pemerintah Kota Makassar.

"Potensi kebakaran selalu ada di sekitar kita, oleh karena itu mari kita peka, maupun peduli karena ini demi keselamatan bersama. Bila menemukan peristiwa kebakaran segera dilaporkan," tuturnya menekankan. 

Sebelumnya, peristiwa kebakaran besar terjadi di Komplek Pergudangan Parangloe, KIMA, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Jumat 19 Juni 2026. Api melalap habis gudang tersebut berisi bahan minyak nilam. 

Sebanyak enam ton minyak nilam siap ekspor yang diperkirakan senilai Rp7 miliar, serta satu mobil dan tiga motor ikut terbakar saat kejadian tersebut.   

Penanggungjawab Gudang PT Citra Aroma Indo Muhammad Agus Sulistiyono Zainal mengungkapkan, untuk barang tersimpan dalam gudang yakni minyak Nilam sebanyak 6.000 liter atau 6 ton, motor, mobil, perangkat elektronik dan ponsel maupun mesin pengolahan minyak. 

Rencananya, minyak ini akan di ekspor ke luar negeri dengan rute tujuan Prancis, Spanyol, Srilanka serta sejumlah negara-negara di wilayah timur. Gudang tersebut belum lama beroperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Burnham Tantang Starmer Perebutkan Kursi PM

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Burnham Tantang Starmer Per...
Luar Negeri
Jerman Sepakat Kembangkan B...

Bolivia Umumkan Keadaan Darurat

52 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bolivia Umumkan Keadaan Dar...
Luar Negeri
Utusan PBB Serukan Pembebas...
Megapolitan
Pecinan Glodok Tetap Jadi W...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.