Cuaca Hari Ini, Mayoritas Kota Besar Berawan hingga Hujan Lebat
Sabtu, 20 Jun 2026, 07:55 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Sabtu (20/6).
Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Nazmi Nariyah menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari Samudra Pasifik Timur Filipina dan Samudra Hindia barat Sumatera.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.
Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Tanjung Pinang, Padang, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Denpasar, Kupang, Sorong, Nabire, dan Jayapura
Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Jakarta, Banjarmasin, Mataram, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya dan Merauke.
Sebelumnya pada Kamis (18/6), Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan kemampuan Indonesia dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menunjukkan perbaikan dalam beberapa siklus El Nino terakhir.
Ia menjelaskan bahwa luas karhutla saat El Nino terus menunjukkan tren penurunan. Pada El Nino 2015, luas karhutla tercatat sekitar 2,61 juta hektare, turun menjadi 1,64 juta hektare pada 2019, dan kembali menurun menjadi sekitar 1,16 juta hektare pada 2023.
Dalam dua siklus El Nino terakhir, lanjutnya, luas karhutla berhasil ditekan hingga 55,6 persen dibandingkan kondisi tahun 2015.
Selain itu, ia mengatakan BMKG memprediksi musim kemarau tahun ini datang lebih awal, berlangsung lebih lama, dan lebih kering dengan puncak kemarau pada Juli hingga September.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dibintangi Tretan Muslim, Film "Foufo" Padukan Kisah Alien dengan Drama Keluarga Madura
-
Warga Bekasi Diminta Siapkan Penampungan Air bila Sewaktu-waktu Bantuan Air Datang
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo.
-
Menperin Minta Industri Serius Laporkan Data Lewat SIINas Demi Kebijakan Tepat Sasaran
-
Imigrasi Minta Pemberian Bebas Visa Kunjungan Dievaluasi
-
Selangkah Lagi, Trump Sebut Kesepakatan Damai AS–Iran Tinggal Hitung Hari
-
Diversifikasi Sumber Pembiayaan dan Investasi, Menkeu Purbaya Jajaki Pelaku Pasar Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.