- Home
-
- Luar Negeri
-
- PBB akan Alokasikan Dana u...
PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan
Sabtu, 03 Okt 2026, 18:55 WIBNEW YORK â PBB mengalokasikan 160 juta dollar AS (Rp2,8 triliun) dari Dana Tanggap Darurat Pusat (CERF). Dana tersebut dialokasikan untuk membantu 12 krisis kemanusiaan yang kekurangan pendanaan, dilansir dari laman resmi PBB, Sabtu (3/10).
Dana tersebut ditujukan untuk mendukung bantuan penyelamatan jiwa bagi masyarakat terdampak di berbagai wilayah Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Alokasi tersebut merupakan bagian dari upaya PBB untuk menjangkau 87 juta orang yang menghadapi kebutuhan kemanusiaan paling parah tahun ini.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Tom Fletcher, mengatakan tidak ada waktu untuk disia-siakan. Ia menegaskan bantuan harus segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Fletcher mengatakan pendanaan baru tersebut akan membantu masyarakat yang berisiko tidak mendapatkan bantuan. Namun, ia menegaskan pendanaan saja tidak cukup untuk menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Fletcher, para pemimpin perlu menunjukkan kemauan politik untuk membuka akses kemanusiaan. Mereka juga diminta menghilangkan berbagai hambatan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang kehidupannya berada dalam bahaya.
Sebanyak 150 juta dollar AS (Rp2,6 triliun) dari alokasi tersebut akan digunakan untuk respons penyelamatan jiwa di 12 krisis. Afghanistan menerima 18 juta dollar AS (Rp321,9 miliar) dan Burkina Faso 10 juta dollar AS (Rp178,8 miliar).
Sementara itu, Kamerun menerima 6 juta dollar AS (Rp107,3 miliar), dan Chad 9 juta dollar AS (Rp160,9 miliar). Kuba mendapatkan 4 juta dollar AS (Rp71,5 miliar), sedangkan Mali dan Niger masing-masing menerima 10 juta dollar AS (Rp178,8 miliar).
Wilayah Palestina yang Diduduki mendapatkan 18 juta dollar AS (Rp321,9 miliar). Somalia dan Sudan masing-masing menerima 16 juta dollar AS (Rp286,2 miliar), Sudan Selatan 15 juta dollar AS (Rp268,3 miliar), dan Yaman 18 juta dollar AS (Rp321,9 miliar).
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung respons kemanusiaan di wilayah yang menghadapi kebutuhan mendesak. Afghanistan, Palestina, Sudan Selatan, Sudan, dan Yaman termasuk wilayah yang menurut Fletcher membutuhkan tindakan diplomatik segera untuk memastikan akses kemanusiaan.
Langkah tersebut diperlukan untuk membuka bantuan bagi 11 juta orang dari 87 juta orang yang diprioritaskan mendapatkan dukungan tahun ini. Alokasi CERF juga mencakup 10 juta dollar AS (Rp178,8 miliar) untuk memenuhi kebutuhan mendesak penyandang disabilitas dalam 12 krisis tersebut. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Perkembangan IHK periode Agustus 2026
-
Hari Jadi Karawang, Karangan Bunga Diganti dengan Bibit Pohon
-
Rela Lepas Asian Games 2026, Ini Alasan Janice Tjen dan Pelti Pertaruhkan Demi Australian Open
-
Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace
-
Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.