- Home
-
- Luar Negeri
-
- Terkuak Skandal Kebocoran ...
Terkuak Skandal Kebocoran dalam Soal Ujian Beberapa Waktu Lalu, Akhirnya Mendiknas Mundur Mendadak
Minggu, 26 Jul 2026, 08:50 WIBJAKARTA â Setelah terkuak kasus kebocoran soal materi ujan beberapa waktu lalu, akhirnya Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mengundurkan diri di tengah gelombang protes nasional yang dimotori oleh para pelajar dan partai oposisi akibat skandal kebocoran soal ujian masuk perguruan tinggi kedokteran.
Awal pekan ini, Abhijeet Dipke, pemimpin dan pendiri kelompok politik satir Cockroach Janta Party (Partai Kecoak), menegaskan bahwa aksi unjuk rasa akan terus berlanjut di seluruh penjuru negeri hingga Dharmendra Pradhan mundur dari jabatannya.
Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan tak terhindarkan dalam gelombang protes damai tersebut. Mengutip laporan The Times of India, kerusuhan tersebut mengakibatkan sekitar 130 petugas kepolisian dan 65 pengunjuk rasa terluka.
Hindustan Time melaporkan bahwa pihak kepolisian menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa. Tindakan tersebut diambil setelah beberapa orang diduga merusak pos polisi di pintu masuk lokasi demonstrasi yang berada di kawasan Tolstoy Marg, New Delhi.
Guna merespons krisis yang memanas, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi pada pekan ini menyatakan bahwa pemerintah telah membentuk pengadilan khusus untuk mempercepat proses penyelesaian perkara (fast-track courts) untuk menyelidiki kasus kebocoran soal ujian tersebut secara menyeluruh.
Cockroach Party merupakan sebuah gerakan politik satir yang baru diluncurkan pada Mei 2026 lalu.
Gerakan tersebut dengan cepat menarik jutaan pengikut di media sosial serta mendapat dukungan dari para politisi oposisi pemerintah dan aktivis.
Akun Instagram partai satir tersebut kini memiliki lebih dari 20 juta pengikut, melampaui akun resmi partai pemerintahan yang berkuasa, Bharatiya Janata Party (BJP), dengan sekitar 9 juta pengikut.
Abhijeet Dipke diketahui baru saja kembali dari Amerika Serikat pada awal Juni untuk memimpin langsung aksi protes di New Delhi guna menuntut reformasi sistem pendidikan di India.
Menurut Hindustani Times, Dipke yang kini berusia 30 tahun sebelumnya pindah ke Amerika Serikat untuk menempuh studi pascasarjana di Universitas Boston, Massachusetts.
Akibat polemik kebocoran soal tersebut, lebih dari 10 juta siswa disebut terancam masa depannya, bahkan beberapa dilaporkan kehilangan nyawa.
The Indian Express melaporkan bahwa skandal tersebut membuat hasil ujian masuk kedokteran (National Eligibility Entrance Test/NEET) pada Mei 2026 dibatalkan. Hal itu memicu keresahan publik, bahkan dua siswa dilaporkan bunuh diri.
Berita Terkait:
-
Pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Dibuka: Ini Link, Syarat, dan 20 Kota Tujuan
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026
-
Kuartal I 2026, Laba Bersih BTN Melesat 22,6% YoY
-
Penyaluran bantuan pangan di Jakarta
-
Menteri HAM Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga di Papua Menyerahkan Diri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.