Anggota DPRD: Jakarta Menuju Lima Abad Harus Jadi Momentum Tunjukkan Kemajuan Kota Global
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Usia Jakarta yang hampir mencapai lima abad harus menjadi momentum untuk menunjukkan kemajuan nyata sebagai kota global. Perubahan signifikan harus dilakukan.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengatakan, Jakarta perlu menghadirkan perubahan yang signifikan melalui peningkatan berbagai indikator kota global, mulai dari infrastruktur, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik yang berkualitas.
“Usia 500 tahun merupakan usia yang sangat matang. Harus ada perbedaan yang jelas antara Jakarta saat memasuki usia lima abad dengan sebelumnya. Parameter kota global, termasuk infrastruktur dan ruang terbuka, harus terus ditingkatkan,” ujar Pantas, Kamis (18/6).
Pantas mengatakan, upaya tersebut perlu sejalan dengan target Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan posisi Jakarta di jajaran kota global dalam beberapa tahun ke depan. Sebab itu, berbagai sarana dan prasarana pendukung masih perlu terus dibenahi.
Pantas juga mengapresiasi sejumlah proyek pembangunan yang telah rampung menjelang HUT ke-499 Kota Jakarta. Menurutnya, peresmian proyek yang telah selesai dikerjakan dapat menjadi pemacu bagi perangkat daerah, sektor swasta, maupun pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau memang sudah selesai, silakan diresmikan. Taman-taman yang bertambah dan fasilitas publik yang sudah jadi tentu baik untuk masyarakat,” katanya.
Pantas juga mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada seremoni atau pengumuman rencana proyek semata. Ia menilai, masyarakat lebih membutuhkan hasil nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.
“Tidak perlu hingar-bingar mengumumkan akan membangun sesuatu. Kalau sudah selesai, baru diresmikan. Yang penting kerja nyata dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Pantas mendukung pembangunan yang tetap berjalan di tengah berbagai dinamika di masyarakat. Menurutnya, setiap proyek memang harus disertai sosialisasi yang baik, namun kepentingan publik tetap harus menjadi prioritas utama.
“Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat banyak. Jangan sampai kepentingan publik terhambat hanya karena gangguan dari segelintir pihak,” tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!