Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Bangun Dua Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Barat dan Timur

3 Rabu, 17 Jun 2026, 03:25 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Bangun Dua Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Barat dan Timur Pemkab Bogor Bangun Dua Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Barat dan Timur Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor bersiap membangun dua pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur sebagai langkah taktis mempercepat pemerataan pembangunan daerah.

Proyek strategis yang dijadwalkan berjalan secara bertahap mulai 2026 hingga 2027 ini difokuskan untuk mendekatkan akses pelayanan publik sekaligus memangkas kesenjangan ekonomi masyarakat di wilayah berpenduduk terbesar se-Indonesia tersebut.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa, mengatakan pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Bogor dan masyarakat.

"Keberhasilan pembangunan bukan hanya dari sisi pembiayaan dan program, tetapi juga dari kebersamaan seluruh masyarakat dalam mendukung program yang telah disiapkan pemerintah daerah berdasarkan aspirasi masyarakat," kata Rudy.

Ia menjelaskan, di wilayah timur Pemkab Bogor telah menyelesaikan proses land clearing untuk kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah juga akan menuntaskan pembangunan jalan dari kawasan Transyogi menuju Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, yang anggarannya telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka aksesibilitas kawasan timur sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di wilayah tersebut.

Sementara itu, di wilayah barat, Pemkab Bogor akan fokus mendukung sejumlah program strategis, antara lain pembangunan Sport Center Rancabungur, proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dijadwalkan mulai dibangun pada Juni 2026, serta penuntasan sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

Rudy menegaskan pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru tersebut tidak berkaitan dengan rencana pemekaran wilayah. Pemerintah Kabupaten Bogor tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium pembentukan daerah otonom baru.

"Kami tidak berbicara soal pemekaran wilayah. Yang kami bangun adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya.

Ia menyebut Kabupaten Bogor telah dua kali mengalami pemekaran wilayah menjadi Kota Bogor dan Kota Depok. Namun hingga saat ini Kabupaten Bogor masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sehingga membutuhkan strategi pemerataan pembangunan yang lebih efektif.

Karena itu, kata Rudy, pemerintah daerah berupaya menghadirkan berbagai fasilitas infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah barat maupun timur guna mengurangi kesenjangan pembangunan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih dekat dan pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dirjen KSDAE: Seekor Anak B...

Diskotek di Surabaya Wajib Antar Pulang Pengunjung yang Mabuk

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Diskotek di Surabaya Wajib ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.