• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penyanyi Nyentrik Asal AS ...

Penyanyi Nyentrik Asal AS Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brazil

Senin, 15 Jun 2026, 13:58 WIB

RIO DE JANEIRO - Penyanyi alt-pop Amerika dan tokoh internet Oliver Tree tewas dalam insiden dua helikopter yang bertabrakan di udara pada hari Minggu (14/6) di Brazil. Kecelakaan tersebut menyebabkan enam orang tewas, menurut sumber kepolisian kepada AFP.

Sumber tersebut membagikan manifes setiap pesawat dan mengatakan bahwa para korban belum dapat diidentifikasi secara resmi karena mengalami luka bakar parah dalam kecelakaan tersebut.

Ket. Foto: Penyanyi AS Oliver Tree tampil di atas panggung selama Festival Musik Austin City Limits di Zilker Park di Austin, Texas, pada 16 Oktober 2022. — Sumber: AFP

Dua helikopter itu bertabrakan di Recreio dos Bandeirantes, pinggiran barat Rio de Janeiro, kemudian jatuh ke tempat parkir sebuah dealer mobil listrik, dan membakar sekitar 20 mobil, kata petugas pemadam kebakaran.

Salah satu helikopter membawa lima orang, dan helikopter lainnya hanya pilot. 

Para penumpang di helikopter yang sama dengan Tree termasuk seorang produser musik Brazil, sutradara video Argentina, dan YouTuber Argentina bernama Gaspar Prim, yang dikenal secara online sebagai Gaspi.

Tree yang berusia 32 tahun—dengan gaya rambut mangkuk yang khas dan persona internet yang eksentrik dan layak dijadikan meme—dikenal dengan lagu-lagu hits seperti "Life Goes On", "Miss You", dan "Alien Boy".

Ia memadukan musik dengan seni pertunjukan, lelucon dan parodi, aksi iseng di internet, serta melakukan aksi berisiko tinggi di beberapa videonya.

Banyak penggemar di media sosial bertanya-tanya apakah berita tentang kematiannya dalam kecelakaan helikopter itu hanyalah salah satu sandiwara yang ia buat. 

Tree memiliki lebih dari 11 juta pendengar bulanan di Spotify, lagu-lagu terbaiknya telah didengarkan lebih dari 700 juta kali.

Dalam beberapa hari terakhir, akun Instagram-nya menampilkan video dirinya di Brazil, tempat ia tampil di Sao Paulo pada tanggal 6 Juni dalam turnya yang mencakup lebih dari 30 negara.

Pertunjukan berikutnya dijadwalkan di Lisbon pada tanggal 1 Juli.

Wali Kota Rio de Janeiro, Eduardo Cavaliere, sebelumnya mengatakan ada "warga negara asing di salah satu pesawat," tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Ledakan Keras

Karyawan Burger King, Thamires Santos (27) mengatakan ia sedang bekerja ketika mendengar "ledakan yang sangat keras. Toko itu benar-benar bergetar."

Setelah kejadian tabrakan itu, dia melihat bagian-bagian helikopter "berterbangan ke segala arah."

Juru bicara dinas pemadam kebakaran, Letnan Kolonel Fabio Contreiras, mengatakan kepada CNN Brazildi lokasi kejadian, belum jelas bagaimana tepatnya kecelakaan itu terjadi.

"Bagian-bagian pesawat tersebar ratusan meter jauhnya, jadi informasi yang kami miliki masih sangat awal," katanya. "Kami benar-benar perlu mendapatkan rekaman dan video untuk memahami secara pasti apa yang terjadi."

Contreiras mengatakan petugas penyelamat telah menemukan satu helikopter terbakar di antara mobil-mobil listrik, dengan lima korban di dalamnya.

Helikopter kedua yang ditemukan sekitar 100 meter jauhnya hanya membawa pilot, yang juga meninggal.

"Mengingat permukiman di sekitarnya, kecelakaan itu bisa jauh lebih tragis," kata Contreiras.

Dia menyoroti tantangan dalam memadamkan kebakaran yang berdampak pada kendaraan listrik, yang mengandung baterai lithium-ion. 

"Ketika jenis baterai ini terbakar, ia melepaskan gas yang sangat beracun dan meningkatkan suhu serta tingkat keparahan kobaran api. Memadamkan api di salah satu kendaraan ini membutuhkan tiga hingga empat kali jumlah air yang dibutuhkan untuk memadamkan api di mobil standar."

Kecelakaan pesawat kecil sering terjadi di Brazil, negara terbesar kelima di dunia.

Bulan lalu sebuah pesawat kecil menabrak sisi sebuah bangunan di kota Belo Horizonte, bagian tenggara Italia, menewaskan pilot dan kopilotnya.

Menurut statistik dari Pusat Investigasi dan Pencegahan Kecelakaan Penerbangan (CENIPA) -- tidak termasuk tabrakan terbaru ini -- telah terjadi 84 kecelakaan pesawat terbang pada tahun 2026 hingga saat ini, yang mengakibatkan 25 orang meninggal dunia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.