Dua Hari Hilang, Dua Bocah di Kalsel Ditemukan Tewas Usai Tenggelam di Sungai

Senin, 15 Jun 2026, 11:20 WIB

BANJARMASIN - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin bersama tim gabungan mengevakuasi jasad dua bocah korban tenggelam setelah hilang sekitar dua hari di sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di Banjarmasin, Senin, mengatakan petugas menerima laporan kejadian dua anak warga Kecamatan Satui berinisial K (12) dan M (11) tenggelam di sungai Danau pada Sabtu (13/6) pukul 13.20 Wita.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad bocah korban tenggelam di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (15/6/2026). — Sumber: Kantor SAR Banjarmasin

“Sejak laporan diterima, Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi dengan unsur terkait serta menghimpun keterangan awal dari warga dan saksi untuk menentukan titik awal pencarian di sungai Danau,” ujarnya.

Ia mengatakan operasi SAR dilakukan dengan menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet, memantau bantaran sungai, serta memetakan area yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus berdasarkan kondisi sungai dan informasi di lapangan.

Setelah upaya pencarian intensif, Tim SAR gabungan menemukan kedua korban secara bertahap di aliran sungai Danau. Korban terakhir ditemukan pada Senin (15/6) sekitar pukul 06.05 Wita sejauh kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Setelah ditemukan, kedua korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju Puskesmas Satui. Petugas medis menyatakan kedua korban telah dalam kondisi meninggal dunia (MD) saat ditemukan di lokasi kejadian.

Putu menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah tersebut, serta mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras selama dua hari hingga berhasil menemukan jasad korban.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam pengawasan anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan terbuka guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tim SAR gabungan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta unsur perusahaan dan masyarakat setempat yang turut membantu mempercepat pencarian di sejumlah titik.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.