Swedia vs Tunisia: Duel Strategi dan Ketahanan Mental di Grup F Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026, 08:30 WIB

GUADALUPE, MEKSIKO - Swedia dan Tunisia akan memulai perjalanan mereka di Grup F Piala Dunia 2026 dengan pertandingan di Estadio BBVA, Guadalupe, Meksiko, Senin (14/6) pagi WIB.

Berjarak tujuh tingkat dalam peringkat FIFA, kedua tim memiliki misi berbeda. Swedia ingin melanjutkan tradisi positif mereka di Piala Dunia, sementara Tunisia memburu sejarah dengan target lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya.

Ket. Foto: Ilustrasi pemain timnas Swedia. — Sumber: AFP

Bagi Swedia, keikutsertaan kali ini menjadi penampilan ke-13 mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Meski perjalanan menuju Piala Dunia 2026 sempat penuh tekanan, Blagult berhasil menemukan jalan melalui babak playoff. Mereka bahkan mencatat sejarah sebagai tim pertama yang lolos ke Piala Dunia setelah gagal memenangkan satu pun pertandingan di fase grup kualifikasi.

Swedia tidak mampu mengalahkan Kosovo, Slovenia, maupun Swiss di fase grup kualifikasi. Namun, penyerang baru Arsenal, Viktor Gyokeres, tampil menentukan di playoff.

Gyokeres mencetak hat-trick dalam semifinal melawan Ukraina sebelum menjadi pahlawan lewat gol kemenangan dramatis pada final melawan Polandia.

Kini, pelatih Graham Potter bertugas menjaga tradisi positif Swedia di Piala Dunia. Sejak 1990, Swedia selalu berhasil melewati fase grup dalam empat penampilan terakhir mereka.

Swedia memang memiliki catatan bagus dalam turnamen besar, tetapi persiapan mereka menuju Piala Dunia menunjukkan beberapa kelemahan.

Tim peringkat ke-38 dunia itu hanya kalah dua kali dari 12 laga pembuka Piala Dunia sebelumnya. Namun, hasil uji coba terbaru memperlihatkan masalah di lini belakang.

Kekalahan 1-3 dari Norwegia dan hasil imbang 2-2 melawan Yunani menunjukkan bahwa pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Graham Potter.

Swedia tercatat kebobolan dalam 11 pertandingan beruntun sejak kemenangan 2-0 atas Hungaria pada Juni 2025.

Meski begitu, mereka juga selalu mencetak gol dalam enam pertandingan terakhir. Kombinasi Viktor Gyokeres dan Alexander Isak menjadi ancaman besar bagi pertahanan lawan.

Keduanya telah mengoleksi total 37 gol untuk tim nasional Swedia.

Tunisia melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan catatan kualifikasi yang sangat impresif.

The Eagles of Carthage memenangkan sembilan dari 10 pertandingan kualifikasi zona Afrika dan menyelesaikan fase tersebut tanpa kebobolan satu gol pun.

Mereka unggul 13 poin di puncak klasemen grup setelah melewati Namibia, Liberia, Malawi, Guinea Khatulistiwa, dan Sao Tome & Principe.

Namun, tantangan terbesar Tunisia adalah performa mereka di putaran final Piala Dunia.

Dalam enam penampilan sebelumnya, Tunisia selalu tersingkir di fase grup. Mereka juga hanya mencatat tiga kemenangan dari 18 pertandingan Piala Dunia.

Situasi semakin rumit karena performa mereka menjelang turnamen tidak terlalu meyakinkan.

Setelah tampil kuat di kualifikasi, Tunisia kalah dari Mali di babak 16 besar Piala Afrika, kemudian tumbang 0-1 dari Austria dan dihancurkan Belgia 0-5 dalam laga persiapan.

Tunisia juga gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Pertandingan ini diperkirakan menjadi duel antara serangan agresif Swedia dan struktur bertahan Tunisia. Swedia memiliki kekuatan utama pada duet Gyokeres-Isak yang bisa memberikan ancaman melalui kombinasi fisik, kecepatan, dan penyelesaian akhir.

Sementara Tunisia mengandalkan organisasi permainan dan kedisiplinan bertahan yang menjadi ciri khas mereka selama kualifikasi.

Namun, mereka harus menemukan solusi di lini depan jika ingin mengimbangi lawan.

Satu-satunya pertemuan kedua tim pada era modern terjadi pada 2003. Saat itu Tunisia menang 1-0 atas Swedia. Kini, kedua tim kembali bertemu dengan kondisi dan generasi pemain yang berbeda.

Swedia tidak memiliki masalah cedera besar menjelang pertandingan pembuka.

Namun, bek kiri Gabriel Gudmundsson masih diragukan tampil karena sakit. Jika absen, Daniel Svensson atau Elliot Stroud kemungkinan mengisi pos tersebut.

Victor Lindelof, Anthony Elanga, Benjamin Nygren, dan Alexander Bernhardsson sudah pulih dari cedera ringan.

Graham Potter diperkirakan menggunakan formasi tiga bek dengan Gyokeres dan Isak sebagai duet penyerang utama.

Dari kubu Tunisia, Sabri Lamouchi memiliki hampir seluruh pemain dalam kondisi siap.

Hannibal Mejbri diperkirakan kembali masuk starting XI setelah sebelumnya dicadangkan. Rani Khedira juga berpeluang tampil sejak awal.

Lini belakang akan dipimpin Omar Rekik, sementara Mouhib Chamakh dipercaya menjaga gawang.

Perkiraan Susunan Pemain

Swedia:

Nordfeldt; Hien, Lindelof, Lagerbielke; Bernhardsson, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson; Nygren; Gyokeres, Isak.

Tunisia:

Chamakh; Valery, Rekik, Talbi, Ali Abdi; Skhiri, Khedira; Achouri, Hannibal, Gharbi; Chaouat.

  • Tunisia
  • Piala Dunia 2026
  • timnas swedia

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.