Rumah Tak Harus Lebih Besar, Begini Cara Menyesuaikan Ruang dengan Perubahan Kebutuhan
Selasa, 28 Jul 2026, 20:03 WIBJAKARTA â Perubahan dalam kehidupan sehari-hari kerap membuat fungsi rumah ikut berkembang. Bertambahnya anggota keluarga, munculnya rutinitas baru, hingga hadirnya berbagai hobi membuat satu ruang di rumah harus mampu menjalankan lebih dari satu fungsi.
Namun, perubahan kebutuhan tersebut tidak selalu diikuti dengan bertambahnya luas hunian. Kondisi ini membuat penghuni perlu mencari cara agar ruang yang tersedia dapat tetap nyaman sekaligus mampu mengakomodasi berbagai aktivitas.
Melihat kebutuhan tersebut, Ikea Indonesia meluncurkan kampanye "Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat". Kampanye ini mengajak masyarakat memanfaatkan kembali ruang yang telah dimiliki melalui penataan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup penghuni.
Melalui kampanye tersebut, masyarakat diajak untuk melihat rumah bukan sebagai ruang yang memiliki fungsi tetap, melainkan sebagai bagian dari kehidupan yang dapat terus beradaptasi seiring perubahan kebutuhan penghuninya.
Interior Design Leader Ikea Indonesia, Alfinda Krista Rahardyana, mengatakan banyak orang merasa rumah mereka tidak lagi cukup untuk menampung berbagai kebutuhan. Padahal, menurut dia, persoalan tersebut tidak selalu disebabkan oleh luas hunian.
"Yang sering kami lihat, orang merasa rumahnya sudah tidak cukup. Padahal setelah dilihat lagi, yang berubah sebenarnya bukan ukuran rumahnya, tetapi cara mereka menggunakan ruang di dalamnya," ujar Alfinda melalui siaran pers pada hari Selasa (28/7).
Ia mencontohkan kamar tidur yang kini tidak hanya digunakan sebagai tempat beristirahat. Ruang tersebut juga dapat berfungsi sebagai tempat bekerja, belajar, menyimpan barang, hingga menikmati waktu pribadi.
"Dari situ kami mulai mencari solusi yang memang sesuai dengan cara orang menjalani kehidupannya sehari-hari," katanya.
Menurut Alfinda, perubahan fungsi ruang membutuhkan pendekatan penataan yang fleksibel. Salah satunya dengan memanfaatkan solusi penyimpanan agar berbagai kebutuhan dapat tertata tanpa mengurangi kenyamanan.
Ia menilai, persoalan keterbatasan ruang tidak selalu harus diselesaikan dengan menambah ruangan baru atau mengubah sebagian area rumah menjadi tempat penyimpanan.
"Yang penting bukan seberapa besar rumahnya, tetapi bagaimana ruang yang ada bisa mengikuti cara penghuninya hidup. Kadang yang dibutuhkan bukan mengorbankan ruangan menjadi sebuah gudang atau membuat ruangan baru, tetapi melihat lagi apa yang memang diperlukan rutin, apa yang bisa disimpan lebih rapi, dan apakah ada sudut rumah yang belum dimanfaatkan dengan maksimal," ujar Alfinda.
Rumah yang Terus Berkembang
Ikea Indonesia menilai kemampuan rumah untuk beradaptasi menjadi semakin penting karena kebutuhan penghuninya dapat berubah dari waktu ke waktu.
Public Relations Manager Ikea Indonesia, Ririn Basuki, mengatakan pemahaman terhadap kehidupan masyarakat di rumah menjadi salah satu dasar dalam menghadirkan inspirasi dan solusi penataan hunian.
"Visi Ikea adalah menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Bagi kami, visi tersebut dimulai dari memahami bagaimana orang benar-benar menjalani kehidupannya di rumah," kata Ririn.
Menurutnya, melalui kampanye "Luangkan Ruang", Ikea ingin mendorong masyarakat memanfaatkan ruang yang telah dimiliki agar rumah dapat terus mengikuti berbagai perubahan dalam kehidupan.
Kampanye tersebut tidak hanya berfokus pada bagaimana menambah kapasitas penyimpanan, tetapi juga bagaimana penghuni dapat meninjau kembali fungsi setiap sudut rumah dan menyesuaikannya dengan kebutuhan yang terus berkembang.
Pendekatan tersebut dapat diterapkan melalui berbagai cara, mulai dari mengoptimalkan area dinding, menggunakan furnitur multifungsi, menata kembali ruang penyimpanan, hingga memanfaatkan area yang sebelumnya kurang digunakan.
Dengan penataan yang tepat, satu ruangan dapat menjalankan beberapa fungsi sekaligus tanpa kehilangan fungsi utamanya.
Menyesuaikan Rumah dengan Pertumbuhan Keluarga
Pengalaman dalam menyesuaikan ruang dengan perubahan kebutuhan juga dirasakan oleh Rudy Ferdianrus, Art Director & Videographer sekaligus ayah dari dua anak. Ia mengatakan, sejak awal dirinya bersama keluarga telah merancang rumah dengan mempertimbangkan pemanfaatan setiap ruang secara optimal. Ketika jumlah anggota keluarga bertambah, penataan rumah pun ikut disesuaikan.
"Sejak awal kami memang merancang rumah supaya setiap ruang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Setelah punya anak, kami tidak merasa harus mengubah semuanya dari awal. Yang kami lakukan justru terus menyesuaikan rumah mengikuti kebutuhan keluarga," ujar Rudy.
Ia mengatakan, keluarganya memanfaatkan area dinding sebagai ruang penyimpanan dan menambahkan area bermain bagi anak. Sejumlah ruang juga ditata ulang agar tetap nyaman digunakan bersama.
"Menurut saya, rumah memang bukan sesuatu yang selesai sekali jadi, tetapi terus berkembang mengikuti kehidupan keluarga kami," katanya.
Pengalaman tersebut menggambarkan bahwa perubahan fungsi rumah tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Penyesuaian sederhana melalui penataan ulang dan pemanfaatan ruang secara lebih optimal dapat membantu hunian tetap relevan dengan kebutuhan penghuninya.
Melalui kampanye "Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat", Ikea Indonesia mengajak masyarakat untuk melihat kembali bagaimana ruang di rumah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memahami kebutuhan penghuni dan menata ruang berdasarkan cara hidup yang terus berubah, rumah diharapkan dapat tetap menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat, bekerja, belajar, berkumpul, maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya.
Informasi mengenai kampanye "Luangkan Ruang", inspirasi penataan, dan berbagai solusi untuk hunian dapat diperoleh melalui toko Ikea, situs resmi Ikea Indonesia, serta kanal media sosial resmi perusahaan.
- desain interior
- keluarga
- Gaya Hidup
- Ikea
- Dekorasi Rumah
- interior rumah
- solusi penyimpanan
- rumah nyaman
- penataan rumah
- Luangkan Ruang
- Furnitur Multifungsi
- Hunian Adaptif
- Rumah Multifungsi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Film "Disclosure Day" Karya Steven Spielberg Debut di Puncak Box Office
-
GoWork Hadirkan Ruang Meeting Profesional di Jakarta, Fleksibel dan Lengkap!
-
Tren Kopi dan Gaya Hidup Urban Diangkat Lewat Kampanye Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
10 Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia Tahun 2026 Menurut Survey Time Out
-
Satria Muda Bangkit pada Laga Kedua Semifinal IBL 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.