Seoul Jakarta Plastic Surgery Resmi Beroperasi, Perkuat Ekosistem Kesehatan Internasional di BSD City
Selasa, 28 Jul 2026, 20:18 WIBJAKARTA â Kehadiran layanan kesehatan dan bedah estetika berbasis keahlian Korea Selatan semakin berkembang di Indonesia. Seoul Jakarta Plastic Surgery resmi beroperasi di Biomedical Campus, BSD City, Banten, dengan mengusung konsep âKorean Beauty Without Distanceâ.
Klinik tersebut hadir untuk menjawab meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan dan bedah estetika Korea Selatan, sekaligus menawarkan akses terhadap layanan dengan standar internasional tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Data Korea Tourism Organization (KTO) menunjukkan, jumlah wisatawan medis asal Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan mencapai sekitar 6.449 orang pada 2023. Jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 10.000 orang pada 2024, atau tumbuh hampir 75 persen.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap layanan medis di Korea Selatan, termasuk sektor bedah dan estetika.
Seoul Jakarta Plastic Surgery menghadirkan tim dokter spesialis bedah plastik senior asal Korea Selatan yang menetap dan menjalankan praktik di Indonesia. Para dokter tersebut disebut memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam menangani berbagai prosedur estetika di tingkat internasional.
Peresmian atau grand opening klinik berlangsung di Biomedical Campus, BSD City, pada 27 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery Dr. Elisa Husin, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia dr. Qori Haly, Sp.BP-RE, serta Chief of Property Management D-HUB SEZ Sandra Kosasih, bersama jajaran pimpinan perusahaan dan sejumlah figur publik.
Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery Dr. Elisa Husin mengatakan, kehadiran klinik tersebut bertujuan memberikan akses kepada masyarakat Indonesia terhadap layanan bedah plastik dengan keahlian dokter Korea Selatan.
âKami ingin menghapus batasan jarak bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kualitas bedah plastik terbaik khas Korea dengan hasil yang natural. Di Seoul Jakarta Plastic Surgery, kami menggabungkan keahlian dokter Korea berpengalaman lebih dari dua dekade dengan teknologi medis terkini,â kata Elisa.
Menurut dia, pemilihan Biomedical Campus, BSD City, sebagai lokasi klinik juga memiliki nilai strategis. Kawasan tersebut dinilai memiliki infrastruktur modern dan potensi untuk berkembang menjadi salah satu destinasi baru bagi wisata kesehatan dan estetika.
âPemilihan lokasi di Biomedical Campus, BSD City, menjadi nilai strategis bagi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan estetika berstandar internasional dan menjadi pusat destinasi medical tourism baru yang menawarkan akses mudah dan infrastruktur modern,â ujarnya melalui siaran pers pada hari Selasa (28/7).
Dari sisi fasilitas, Seoul Jakarta Plastic Surgery dilengkapi sejumlah teknologi medis yang digunakan untuk mendukung proses pemeriksaan, perencanaan, hingga pemulihan pasien.
Salah satunya adalah teknologi endoskopi yang memungkinkan sejumlah prosedur dilakukan melalui sayatan minimal. Pendekatan tersebut ditujukan untuk mendukung proses pemulihan pasien setelah tindakan.
Klinik ini juga menyediakan fasilitas 3D CT scan untuk membantu pemetaan anatomi pasien secara menyeluruh sebelum operasi. Data hasil pemindaian dapat digunakan sebagai bagian dari perencanaan tindakan yang lebih terukur dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Selain itu, tersedia layanan customized implant yang dirancang berdasarkan struktur anatomi pasien. Klinik juga memiliki fasilitas hyperbaric chamber atau terapi oksigen hiperbarik yang digunakan sebagai bagian dari dukungan terhadap proses pemulihan pascaoperasi.
Sementara itu, Chief Operations Officer (COO) D-HUB SEZ Lindawaty Chandra menyambut kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan di kawasan tersebut.
âKami menyambut baik kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan bertaraf internasional di D-HUB SEZ,â kata Lindawaty.
Menurut dia, kehadiran klinik tersebut dapat memperkuat posisi D-HUB SEZ sebagai kawasan yang mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, riset, dan inovasi.
âKami berharap investasi ini tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan estetika berstandar internasional, tetapi juga mendorong berkembangnya medical aesthetic tourism serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan di tingkat regional,â ujarnya.
D-HUB SEZ atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi Teknologi Kesehatan Internasional Banten dikembangkan dengan fokus pada sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mempertemukan institusi pendidikan, rumah sakit, pusat riset, perusahaan teknologi, dan pelaku industri kesehatan.
Pengembangan kawasan tersebut diarahkan untuk mendorong kolaborasi lintas sektor sekaligus menarik investasi di bidang pendidikan, teknologi, dan kesehatan. Melalui insentif investasi, kemudahan regulasi, serta dukungan infrastruktur, D-HUB SEZ diharapkan dapat mendorong alih teknologi dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Kawasan ini juga memiliki kedekatan dengan sejumlah pusat komersial dan fasilitas pendukung di BSD City, seperti The Breeze, AEON Mall BSD City, QBig, ICE BSD, BSD CBD, Green Office Park, dan Unilever Campus.
Di sektor pendidikan, kawasan tersebut dikelilingi sejumlah institusi, antara lain Monash University, Binus University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, dan Sinarmas World Academy. Sementara itu, keberadaan fasilitas kesehatan seperti Eka Hospital BSD turut mendukung pengembangan ekosistem kesehatan di kawasan tersebut.
Dari sisi konektivitas, D-HUB SEZ terhubung dengan sejumlah jaringan jalan tol, antara lain Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, serta jaringan Tol JORR 2 yang menghubungkan sejumlah wilayah hingga Bandara Soekarno-Hatta.
Akses menuju kawasan juga didukung transportasi publik, mulai dari BSD Link dan feeder bus BSD City hingga layanan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di kawasan Hiera.
Dengan beroperasinya Seoul Jakarta Plastic Surgery, pengembangan D-HUB SEZ memasuki babak baru dalam memperluas layanan kesehatan estetika di Indonesia. Kehadiran klinik tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kesehatan yang menggabungkan layanan medis, teknologi, pendidikan, dan inovasi dalam satu kawasan.
- BSD City
- Teknologi Kesehatan
- Korea Selatan
- layanan kesehatan
- investasi kesehatan
- medical tourism
- wisata medis
- Teknologi Medis
- Biomedical Campus
- Seoul Jakarta Plastic Surgery
- D-HUB SEZ
- Bedah Plastik
- Bedah Estetika
- Kesehatan Internasional
- Medical Aesthetic Tourism
- KEK Banten
- Kesehatan Estetika
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Melalui Program Longevity 5.0, Kita Bisa Manfaatkan Layanan Kesehatan Jangka Panjang
-
Harga Minyak Mentah Anjlok, Saham Melonjak Setelah AS-Iran Capai Kesepakatan Damai
-
Kemenkes: Akses Kesehatan yang Setara Melindungi Kelompok Rentan Penderita TB dan HIV
-
BMHS Bangun Fasilitas Skybridge untuk Tingkatkan Mobilitas Pasien dan Tenaga Medis
-
Leimena Conference 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.