Piala Dunia 2026: Maroko Singkirkan Belanda dalam Adu Penalti

Selasa, 30 Jun 2026, 11:52 WIB

MONTERREY - Maroko mengalahkan Belanda dalam adu penalti untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada hari Selasa (30/6) setelah pertandingan mendebarkan di Monterrey yang berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu.

Kiper Maroko, Yassine Bounou, melakukan penyelamatan krusial untuk memblokir penalti kelima Belanda dari Crysencio Summerville sebelum striker Ismael Saibari maju untuk melepaskan tendangan penalti penentu yang mengamankan kemenangan 3-2 dalam adu penalti.

Ket. Foto: Ismael Saibari, striker Maroko, mencetak gol penalti penentu kemenangan dalam adu penalti 3-2 melawan Belanda — Sumber: AFP

Kemenangan ini mengantarkan Maroko ke babak 16 besar melawan Kanada di Houston pada hari Sabtu.

Pertandingan yang menegangkan berlanjut ke babak perpanjangan waktu setelah Issa Diop mencetak gol peny equalizer dramatis untuk Maroko pada menit pertama waktu tambahan, membawa Belanda semakin dekat dengan kemenangan.

Belanda unggul terlebih dahulu di pertengahan babak kedua melalui gol Cody Gakpo, yang bermain beberapa hari setelah pasangannya mengkonfirmasi kematian putra mereka yang belum lahir.

Penyerang Liverpool, Gakpo, terjatuh ke lapangan dan tampak diliputi emosi saat dikelilingi rekan-rekan setimnya dalam pelukan yang berkepanjangan.

Namun Maroko memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu ketika Diop yang tidak terkawal menyundul bola masuk ke gawang dari umpan silang pemain pengganti Chemsdine Talbi di waktu tambahan.

Maroko menciptakan peluang yang lebih baik untuk pertandingan yang penuh ketegangan, di mana para pemain dari kedua tim saling melakukan tekel keras untuk menguji kesabaran wasit asal Brazil, Wilton Sampaio.

Atlas Lions hampir unggul pada menit ke-20 ketika Neil al-Aynaoui menyundul bola hasil sepak pojok Achraf Hakimi ke arah gawang, namun digagalkan oleh penyelamatan refleks yang luar biasa dari kiper Belanda, Bart Verbruggen.

Verbruggen kembali diturunkan beberapa saat kemudian, kali ini berhasil menepis tendangan keras Hakimi ke atas mistar gawang.

Ketegangan dalam pertandingan tersebut terlihat jelas di pertengahan babak pertama ketika Saibari beruntung lolos dari sanksi setelah menyikut wajah Jan Paul van Hecke.

Tim Belanda terus menguasai bola, tetapi tidak mampu mengubahnya menjadi peluang mencetak gol.

Peluang terbaik datang pada menit ke-44 ketika Micky van de Ven dari Tottenham melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang berhasil ditepis oleh Bounou.

Van Hecke terus terlibat dalam aksi-aksi menegangkan, dan setelah kepalanya berdarah akibat benturan di area penalti, ia menunjukkan kehadirannya dengan tekel keras yang menjatuhkan el-Aynaoui tepat sebelum jeda babak pertama.

Saat babak pertama berakhir, Saibari hampir saja menyambut umpan silang yang melintas di depan gawang Belanda sebelum akhirnya keluar lapangan.

Drama berlanjut hingga babak kedua yang berlangsung seru, tetapi tampaknya berpihak pada Belanda ketika pelatih Ronald Koeman memasukkan penyerang Wout Weghorst dalam serangkaian pergantian pemain setelah jeda minum.

Weghorst langsung memberikan dampak dengan mengoper bola panjang kepada Summerville yang melaju ke arah gawang. Summerville kemudian mengumpan silang ke Gakpo, yang langsung menerjang bola untuk mencetak gol.

Belanda, yang dipimpin dengan sangat baik oleh rekan setim Gakpo di Liverpool, Virgil van Dijk, tampaknya akan meraih kemenangan, tetapi sundulan Diop di menit-menit akhir membuat pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Maroko tampaknya berhasil mencetak gol pembuka ketika Soufiane Rahimi lolos ke depan gawang pada menit ke-96, namun upayanya digagalkan oleh penyelamatan luar biasa dari Verbruggen.

Belanda berhasil mempertahankan keunggulan hingga adu penalti, tetapi meskipun Maroko gagal mencetak gol pada adu penalti pertama mereka ketika El-Aynaoui membentur tiang gawang, tim Afrika Utara itu bangkit dan memenangkan pertandingan.

  • Piala Dunia 2026

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.