Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPPKAD Ponorogo Optimalkan Event Grebeg Suro Guna Genjot Pendapatan Asli Daerah PAD 2026

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 22:40 WIB | Oleh:
BPPKAD Ponorogo Optimalkan Event Grebeg Suro Guna Genjot Pendapatan Asli Daerah PAD 2026 Doc: ANTARA/Dokumentasi pribadi
Ket. Gelaran Grebeg Suro yang digelar di Kabupaten Ponorogo, Jawa timur.

PONOROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, mempercepat sirkulasi optimalisasi sektor pariwisata melalui pelaksanaan berbagai kegiatan berskala besar di sisa tahun anggaran semester dua 2026. Langkah taktis ini digulirkan guna menggenjot raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD) teritorial yang dilaporkan masih jauh dari target hulu tahunan.

"Kami akan maksimalkan di sisa tahun anggaran di semester dua ini untuk meningkatkan PAD," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo Sriyono, di Ponorogo, Minggu,

Saat ini, sebagaimana data di BPPKAD Ponorogo, realisasi PAD Kabupaten Ponorogo hingga akhir Mei 2026 masih jauh dari target yang ditetapkan. 

Dari target Rp528 miliar, pendapatan yang berhasil dikumpulkan baru mencapai Rp188 miliar atau sekitar 35,5 persen. Pemkab Ponorogo masih harus mengejar tambahan pendapatan sebesar Rp340 miliar hingga akhir 2026.

Berdasarkan catatan, retribusi daerah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp103 miliar. Sementara pendapatan dari sektor pajak daerah baru sekitar Rp81 miliar.

"Penyumbang terbesar PAD selama ini memang BLUD, seperti rumah sakit. Tetapi anggarannya kembali lagi ke rumah sakit," katanya. 

Dalam upaya untuk menggenjot PAD, salah satu sektor yang diandalkan adalah pariwisata. Melalui sejumlah agenda berskala besar, pemkab berharap mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Sriyono, perayaan Grebeg Suro menjadi salah satu momentum yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah, terutama dari sektor pajak dan retribusi.

"Kalau restoran dan hotel ramai, tentu berpotensi meningkatkan penerimaan pajak daerah," ujarnya.

Selain mengoptimalkan sektor pariwisata, pemerintah daerah juga terus memetakan sumber-sumber pendapatan baru yang dinilai masih potensial untuk digarap. Namun, upaya tersebut dipastikan tidak akan menambah beban masyarakat.

Di sisi lain, target PAD tahun ini masih berpeluang mengalami perubahan. 

Sebab, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menyiapkan kebijakan pembagian opsen pajak kendaraan bermotor yang diperkirakan berdampak terhadap struktur penerimaan pajak daerah kabupaten/kota.

"Kami terus menggenjot sektor pendapatan lain yang selama ini belum tersentuh, tentu yang tidak membebani masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Krisis Energi Akut, Kuba Am...
Daerah
Kegiatan Perkemahan untuk P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional

Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.