Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Jambi Maulana Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 15.740 Pekerja Rentan

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Wali Kota Jambi Maulana Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 15.740 Pekerja Rentan Doc: ANTARA/Agus Suprayitno.
Ket. Wali Kota Jambi Maulana (kanan) didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jambi, Kamis (11/6).

KOTA JAMBI -  Pemerintah Kota Jambi, Provinsi Jambi, mencatat sebanyak 15.740 pekerja rentan di sektor informal dan berisiko tinggi telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. 

Jumlah itu menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya 7.080 orang, kata Wali Kota Maulana di Jambi, Kamis.

"Meningkatnya jumlah perlindungan jaminan sosial tersebut, karena Pemkot Jambi terus memperluas cakupan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen," tegasnya.

Upaya tersebut, merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal maupun pekerjaan yang memiliki risiko tinggi.

Ia menyebutkan, pekerja rentan yang difasilitasi meliputi ketua dan sekretaris rukun tetangga (RT), petugas Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), petugas rumah ibadah, pekerja harian lepas, serta petugas keagamaan yang tersebar di kota tersebut.

Peserta yang mengalami kecelakaan kerja mendapatkan jaminan biaya pengobatan hingga sembuh, sedangkan ahli waris peserta yang meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Program tersebut, kata Maulana, merupakan bagian dari kebijakan Kartu Bahagia yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat.

Wali Kota mengatakan sejak Februari 2025 hingga Juni 2026 manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang telah disalurkan mencapai Rp3,46 miliar kepada 76 penerima manfaat.

Capaian tersebut menunjukkan perlindungan sosial ketenagakerjaan sangat penting dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarga yang ditinggalkan, apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

"Seluruh iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan ditanggung pemerintah daerah. Pihaknya juga memastikan seluruh masyarakat kurang mampu telah terfasilitasi dalam program jaminan kesehatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.