Ja’Kobe Tharp Pecahkan Rekor Dunia Lari Gawang 110 Meter di Usia 20 Tahun
Jumat, 12 Jun 2026, 00:40 WIBLOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT â Dunia atletik kembali dikejutkan oleh lahirnya bintang muda baru. Pelari Amerika Serikat, Ja'Kobe Tharp, mencatat sejarah dengan memecahkan rekor dunia nomor 110 meter gawang pada kejuaraan atletik perguruan tinggi NCAA di Eugene, Oregon, Kamis (11/6).
Tharp mencatat waktu luar biasa 12,75 detik pada babak penyisihan, memecahkan rekor dunia sebelumnya yang telah bertahan hampir 13 tahun.
Rekor lama berada di angka 12,80 detik, dibuat oleh sesama atlet Amerika Serikat Aries Merritt di Brussels pada tanggal 7 September 2012.
Catatan Tharp semakin istimewa karena diraih dengan kondisi angin yang legal, yakni dorongan angin belakang hanya 1 meter per detik, sehingga memenuhi aturan resmi atletik internasional.
Tidak hanya memecahkan rekor dunia, mahasiswa Auburn University itu juga memperbaiki rekor NCAA milik Grant Holloway yang sebelumnya bertahan dengan waktu 12,98 detik sejak 2019.
Sebelum tampil di Eugene, Tharp datang dengan catatan pribadi terbaik 13,01 detik. Ia kemudian memangkas lebih dari seperempat detik dari rekor pribadinya.
âSaya tahu kemampuan itu ada di dalam diri saya,â kata Tharp kepada wartawan.
âTetapi memecahkan rekor dunia sama sekali tidak ada dalam daftar target saya sebelum pertandingan ini.â
Tharp mengaku merasakan dirinya berlari sangat cepat sejak awal lomba.
âTiga gawang terakhir terasa agak sulit. Saya berpikir, âWah, saya datang terlalu cepat,ââ ujarnya.
Awalnya, ia memperkirakan hanya akan mencatat waktu sekitar 12,97 atau 12,98 detik untuk menyamai rekor NCAA.
Namun ketika angka 12,75 muncul di papan waktu, ia mengaku tidak bisa berkata-kata.
âSaya benar-benar tidak bisa menjelaskan. Saya terdiam,â katanya.
Meski tidak datang dengan ambisi memecahkan rekor dunia, Tharp mengatakan dirinya ingin memberikan pesan kuat kepada dunia atletik.
âSaya benar-benar ingin membuat pernyataan,â ujar pelari berusia 20 tahun tersebut.
Dan ia berhasil melakukannya. Setelah menciptakan sejarah di babak penyisihan, Tharp kini mengalihkan fokus ke final yang berlangsung Jumat.
Ia membidik pencapaian besar berikutnya: menjadi atlet pertama sejak Grant Holloway pada 2019 yang mampu memenangkan gelar NCAA 110 meter gawang dua kali berturut-turut.
âSaya mencoba fokus pada apa yang ada di depan saya. Saya masih harus menyelesaikan semuanya dalam dua hari ke depan,â kata Tharp.
Rekor dunia ini menjadi sinyal bahwa era baru lari gawang putra mulai muncul. Di usia 20 tahun, Tharp bukan hanya mencatat waktu tercepat dalam sejarah, tetapi juga menempatkan namanya di antara calon bintang besar atletik dunia.
- Atletik
- Rekor Dunia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bupati Karawang Lantik 9 Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Digital
-
IIF Bukukan Rp185,3 Miliar pada 2025, Modal Optimistis Hadapi Tahun Ini
-
Data BSPS 2026: Sumut Targetkan 19.668 Rumah Layak Huni, Humbahas Jadi Prioritas
-
NTB Siapkan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Pemanfaatan Ruang Laut
-
Indonesia Perlukan ketajaman Hadapi Malaysia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.