IIF Bukukan Rp185,3 Miliar pada 2025, Modal Optimistis Hadapi Tahun Ini

Jumat, 20 Feb 2026, 04:58 WIB

JAKARTA – Kabar positif datang dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Sepanjang 2025, perusahaan ini mencatat laba bersih Rp185,3 miliar, melonjak 51,2 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp122,5 miliar.

Lonjakan ini jadi sinyal bahwa kinerja IIF makin solid, terutama di tengah dinamika pembiayaan infrastruktur yang penuh tantangan.

Ket. Foto: Gerbang Tol Tempino yang menjadi penguhung tol Jambi-Rengat. — Sumber: ANTARA.

Dengan pertumbuhan laba yang cukup signifikan, IIF menunjukkan strategi bisnis dan pengelolaan risiko yang berjalan cukup efektif, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain penting dalam pembiayaan proyek infrastruktur di Indonesia.

"Pertumbuhan ini mendorong peningkatan signifikan pada rasio return on equity menjadi 5,5 persen, naik 120 bps (basis points) year-on-year (yoy)," ujar Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (20/2).

Kinerja tahun 2025 meliputi pendapatan bunga bersih naik 44 persen yoy menjadi Rp536 miliar, didorong penurunan 11 persen pada biaya dana dan pendapatan bunga yang meningkat 6,5 persen menjadi Rp1,3 triliun.

Selain itu, juga pendapatan nonbunga dari aktivitas treasury meningkat hampir tiga kali lipat menjadi Rp42,3 miliar, mengimbangi penurunan biaya advisory, lalu biaya operasional tetap terkendali dengan menghasilkan perbaikan rasio efisiensi operasional menjadi 54,6 persen atau meningkat 441 bps yoy.

Kemudian, total aset tumbuh 5 persen yoy menjadi Rp15,4 triliun yang didukung peningkatan aset produktif sebesar 2 persen, rasio non-performing finance net tercatat 3,75 persen per 31 Desember 2025, sedikit naik dari 3,41 persen tahun sebelumnya.

"Kami bersyukur atas pencapaian kinerja keuangan di tahun 2025, namun memandang perlunya mempercepat pembangunan infrastruktur di lingkungan yang penuh tantangan. IIF siap mendukung pertumbuhan tersebut melalui berbagai produk dan aspek permodalan yang kuat," kata Rizki.

"Biaya dana kami telah menurun serta rasio kecukupan modal tetap kuat di 43,7 persen. Kami terus memperkuat likuiditas dan diversifikasi pendanaan, dengan target hingga Rp3 triliun di tahun 2026," ucapnya.

Ia juga mengatakan kerja sama dengan FinDev Canada sebagai bagian dari penguatan komitmen terhadap pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Kerja sama ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi rendah karbon di Indonesia melalui pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan.

Pada 2025, lanjutnya, IIF telah berkontribusi dalam menghasilkan 709,9 megawatt (MW) energi terbarukan, memberi daya lebih dari 709,9 ribu rumah dan mengurangi 4,92 juta ton emisi CO2 tahunan.

Perseroan juga turut menyediakan akses air bersih kepada sekitar 7,2 juta orang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan fasilitas kesehatan.

"Pencapaian IIF di tahun 2025 diakui melalui berbagai penghargaan nasional dan internasional, termasuk Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2025, ESG Award 2025 dari Yayasan Kehati, FinanceAsia Achievement Awards 2025, dan The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Awards 2025," ungkap dia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dinkes Maluku Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini Lewat Open Clinic Day.

118 Ijazah Siswa dari 11 Madrasah Ditebus, Pemkot Jakbar Gandeng Kemenag dan Baznas Bazis.

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.