Indonesia Perlukan ketajaman Hadapi Malaysia
Kamis, 16 Apr 2026, 06:52 WIBJAKARTA - Tim U-17 Indonesia membidik kemenangan kedua saat menghadapi Malaysia dalam laga kedua Grup A Piala AFF U-17 2026. Laga rivalitas klasik Asia Tenggara itu akan digelar di Stadion Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4) pukul 19.30 WIB.
Indomesia datang dengan kepercayaan diri tinggi usai membuka turnamen lewat kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste. Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi tiga poin dengan selisih gol +4, sejajar dengan Vietnam di puncak klasemen sementara.
Empat gol kemenangan Indonesia dalam laga perdana dicetak melalui dua gol Putu Ekayana, serta masing-masing satu gol dari Ridho dan Dava Yunna. Nama terakhir mencuri perhatian berkat gol salto spektakuler pada menit ke-41 yang menuai pujian dari pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
âDava adalah pemain dengan kemampuan individu yang bagus. Ini juga menjadi momen spesial baginya karena bermain di Surabaya, yang bisa dibilang rumahnya,â ujar Kurniawan.
Meski tampil dominan, Kurniawan mengakui tim asuhannya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir. Dua penyerang utama, Mierza Firjatullah dan Sean Rahman Castor, belum mampu mencatatkan nama di papan skor. Seluruh gol Indonesia bahkan tercipta di babak pertama. Di paruh kedua banyak peluang terbuang sia-sia.
Menghadapi Malaysia, efektivitas menjadi kunci. Sebab intensitas dan kualitas lawan diprediksi meningkat, sehingga peluang tidak akan datang sebanyak saat melawan Timor Leste. Di kubu lawan, Malaysia datang dengan tekanan setelah menelan kekalahan telak 0-4 dari Vietnam dalam laga pembuka.
Hasil tersebut memaksa Harimau Malaya wajib meraih kemenangan di dua pertandingan sisa untuk menjaga asa lolos ke semifinal. Meski kalah, Malaysia sejatinya mampu mengimbangi permainan Vietnam dengan penguasaan bola mencapai 54 persen. Namun, masalah serupa juga menghantui mereka, yakni buruknya penyelesaian akhir.
Pelatih Malaysia U-17, Muhammad Shukor Adan, menegaskan tim asuhannya harus segera bangkit dari hasil mengecewakan tersebut. Dia menyebut kekalahan dari Vietnam sebagai hasil yang menyakitkan, sekaligus menjadi pelajaran penting jelang menghadapi Indonesia.
âKekalahan tetaplah kekalahan. Kami harus menganalisis kesalahan dan memperbaikinya sebelum melawan Indonesia,â ujar Shukor. Dia juga mewaspadai kekuatan Indonesia yang dinilai memiliki kualitas setara dengan Vietnam. Menurutnya, Indonesia tampil dengan persiapan matang dan gaya bermain yang mirip dengan tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut.
Dalam catatan pertemuan Piala AFF U-17, Indonesia sedikit unggul atas Malaysia. Dari lima laga, Indonesia meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Pertemuan terakhir pada 2018 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi Indonesia melalui gol Bagus Kahfi di semifinal.
Dengan rekor positif dan dukungan suporter tuan rumah, Indonesia memiliki modal kuat untuk kembali meraih tiga poin. Namun, Malaysia dipastikan tampil habis-habisan demi menjaga peluang mereka. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Piala AFF 2026: Indonesia kalahkan Myanmar
-
Playoff UEFA Conference League: Fiorentina Lolos Dramatis ke 16 Besar Meski Dikalahkan Jagiellonia
-
Industri Pinjaman Daring Butuh Pembenahan
-
Bukan Sekadar Hujan, Badan Geologi Ungkap “Bom Waktu” di Balik Longsor Cisarua
-
Dukcapil Pangkalpinang Gencarkan “Sipermata Akikah”, Urus Akta Lahir Kini Lebih Mudah
-
Presiden Trump Ultimatum Maduro Mundur
-
Muchova Juara Qatar Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.