New York Abadikan Thierry Henry dan Pele Menjadi Nama Jalan Raya Jelang Piala Dunia

Jumat, 12 Jun 2026, 00:35 WIB

NEW YORK, AMERIKA SERIKAT — Kota New York memberikan penghormatan istimewa kepada dua legenda sepak bola dunia menjelang dimulainya Piala Dunia. Pemerintah kota tersebut untuk sementara mengganti nama sejumlah ruas jalan menjadi bagian dari perayaan turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dua ikon yang mendapat penghormatan tersebut adalah mantan bintang Prancis Thierry Henry dan legenda Brasil Pelé.

Ket. Foto: Ilustrasi nama jalan Thierry Henry di kota New York. — Sumber: Istimewa

Piala Dunia akan dimulai Jumat (12/6) pagi WIB, sementara pertandingan final akan digelar bulan depan di MetLife Stadium, New Jersey, yang untuk sementara diberi nama New York New Jersey Stadium sebagai bagian dari identitas turnamen.

Ratusan warga berkumpul di kawasan West 50th Street dan Sixth Avenue, Manhattan, pada Rabu untuk menyaksikan peresmian “Thierry Henry Way”.

Anggota Dewan Kota New York, Virginia Maloney, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

“Hari ini, New York City memberikan penghormatan kepada salah satu pemain terbaik yang pernah menghiasi permainan ini,” tulis Maloney melalui media sosial.

Henry, yang menjadi bagian dari tim nasional Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998, menyampaikan rasa bangganya melalui pesan video.

“Saya tidak sabar untuk berjalan di sana ketika saya kembali ke Rockefeller Center atau Radio City Music Hall,” ujar Henry.

Mantan penyerang Arsenal FC dan FC Barcelona itu memang memiliki hubungan kuat dengan New York. Ia memperbesar popularitasnya di Amerika Serikat setelah memperkuat New York Red Bulls selama lima musim hingga 2014.

Selain Henry, New York juga memberikan penghormatan kepada Pelé dengan mengganti nama persimpangan Shea Road dan Meridian Road di wilayah Queens menjadi bagian dari perayaan sang legenda Brasil.

Pelé dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola. Ia membawa Brasil meraih tiga gelar Piala Dunia pada 1958, 1962, dan 1970.

Penghormatan kepada dua legenda tersebut akan berlangsung hingga 1 November.

Langkah New York ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan menjelang Piala Dunia, yang bukan hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga menghidupkan kembali kisah para tokoh terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Di tengah persaingan antarnegara, kota tuan rumah memilih merayakan warisan olahraga yang melampaui batas generasi dan negara.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.