Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi Informasi DKI Targetkan 1.001 Badan Publik Ikuti E-Monev 2026, Dorong Transparansi dan Layanan Informasi Lebih Terbuka

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi Informasi DKI Targetkan 1.001 Badan Publik Ikuti E-Monev 2026, Dorong Transparansi dan Layanan Informasi Lebih Terbuka Doc: Antara
Ket. Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menyiapkan penilaian badan publik dalam Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026, Jakarta, Kamis (11/6).

Jakarta - Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menyiapkan penilaian sebanyak 1.001 badan publik dalam Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.

“Semakin banyak badan publik yang terlibat, semakin besar peluang terciptanya ekosistem keterbukaan informasi yang kuat. Karena itu, kami berharap seluruh badan publik memanfaatkan E-Monev sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat,” kata Wakil Ketua KI DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin di Jakarta, Kamis (11/6).

Luqman mengatakan target tersebut mencerminkan komitmen KI DKI Jakarta untuk memperluas ekosistem keterbukaan informasi publik di berbagai sektor pelayanan publik di Jakarta.

Adapun peningkatan jumlah peserta E-Monev merupakan langkah strategis untuk mendorong semakin banyak badan publik menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan informasi tidak lagi dapat dipandang sebagai kewajiban administratif semata.

"Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan, keterbukaan informasi telah menjadi kebutuhan mendasar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," kata dia.

Oleh karena itu, KI DKI Jakarta mengajak seluruh badan publik mempersiapkan diri sejak dini melalui penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), pengelolaan situs web yang informatif, serta penyediaan informasi berkala yang mudah diakses masyarakat.

Luqman menegaskan bahwa E-Monev bukanlah ajang untuk mencari kekurangan badan publik, melainkan sarana evaluasi dan pembelajaran bersama guna meningkatkan kualitas tata kelola informasi publik.

“Badan publik yang terbuka akan lebih dipercaya masyarakat. Keterbukaan juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat akuntabilitas, serta mendorong partisipasi publik dalam proses pembangunan,” katanya.

Ia menjelaskan, target E-Monev 2026 mengalami perluasan partisipasi lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut bukan sekadar angka administratif, melainkan cerminan semakin luasnya gerakan keterbukaan informasi publik di Jakarta.

Menurut Luqman, semakin banyak badan publik yang berpartisipasi akan memperkuat pemerataan kualitas pelayanan informasi publik di berbagai sektor.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KI DKI Jakarta dalam memperluas pembinaan dan pengawasan implementasi keterbukaan informasi publik.

Melalui E-Monev 2026, KI DKI Jakarta berharap budaya keterbukaan informasi semakin mengakar di seluruh badan publik.

Dengan demikian, hak masyarakat untuk memperoleh informasi dapat terpenuhi secara optimal sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.