Rahasia Awal Mula Kehidupan Terungkap
📅 Selasa, 09 Jun 2026, 06:27 WIB | Oleh: Haryo BronoYang mengejutkan, proses yang menyerupai mekanisme tersebut ternyata dapat muncul bahkan sebelum adanya organisme hidup. Juan Pérez-Mercader, penulis senior penelitian itu, menyebut pencapaian tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
“Kemampuan untuk berevolusi dengan cara ini dari material homogen yang sepenuhnya tidak hidup menjadi struktur yang dapat tumbuh dan beranekaragam benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, untuk pertama kalinya para ilmuwan berhasil menciptakan struktur yang memiliki sejumlah karakteristik kehidupan dari bahan kimia yang sepenuhnya homogen dan tidak memiliki kemiripan dengan kehidupan alami.
“Ini adalah pertama kalinya, sejauh yang saya tahu, ada orang yang melakukan hal seperti ini, menghasilkan struktur yang memiliki sifat kehidupan dari sesuatu yang sepenuhnya homogen pada tingkat kimia dan tidak memiliki kemiripan dengan kehidupan alami,” imbuhnya dikutip dari Times of India.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan itu menjadi penting karena selama ini banyak teori mengasumsikan bahwa evolusi baru dapat dimulai setelah munculnya molekul biologis yang kompleks. Penelitian Harvard justru menunjukkan kemungkinan sebaliknya: evolusi mungkin telah dimulai jauh sebelum kehidupan pertama lahir.
Mengaburkan Batas antara Kimia dan Biologi
Selama puluhan tahun, para ilmuwan berusaha menemukan titik yang membedakan benda mati dengan makhluk hidup. Apakah kehidupan dimulai ketika molekul pertama mampu bereplikasi? Apakah ketika metabolisme muncul? Atau ketika informasi genetik mulai diwariskan?
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian terbaru ini tidak serta-merta menjawab pertanyaan tersebut. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa batas antara kimia dan biologi mungkin jauh lebih kabur daripada yang selama ini diperkirakan. Struktur sintetis yang diciptakan tim Harvard tidak memiliki DNA. Mereka tidak bernapas, tidak makan, dan tidak melakukan metabolisme sebagaimana sel hidup modern.
Namun, mereka mampu mengorganisasi diri, memperbanyak diri, dan menghasilkan variasi yang memungkinkan proses seleksi berlangsung. Karakteristik tersebut selama ini dianggap sebagai fondasi utama kehidupan. Karena itulah, banyak ilmuwan menilai penelitian ini sebagai salah satu langkah paling penting dalam bidang abiogenesis, yakni studi mengenai bagaimana kehidupan muncul dari materi yang tidak hidup.
Petunjuk Baru
Dampak penelitian ini tidak hanya terbatas pada pemahaman tentang masa lalu Bumi. Temuan tersebut juga memiliki implikasi besar bagi pencarian kehidupan di luar planet ini. Selama ini, para astronom mencari tanda-tanda kehidupan dengan berfokus pada keberadaan air, molekul organik, atau senyawa biologis tertentu.
Namun, jika struktur yang menyerupai kehidupan dapat muncul dari bahan kimia sederhana tanpa DNA dan protein, maka kemungkinan munculnya kehidupan di alam semesta bisa jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Planet atau bulan yang selama ini dianggap tidak layak huni mungkin saja menyimpan proses kimia yang sedang bergerak menuju tahap awal kehidupan. Bagi para ilmuwan yang mencari kehidupan di Mars, Europa, Enceladus, atau bahkan planet-planet di luar Tata Surya, penelitian ini menawarkan cara pandang baru tentang apa yang sebenarnya harus dicari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!