Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Nilai Batam Berhasil Terapkan SPMB yang Lebih Transparan

📅 Senin, 29 Jun 2026, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikdasmen Nilai Batam Berhasil Terapkan SPMB yang Lebih Transparan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kemendikdasmen untuk Provinsi Kepri Warsita di Kota Batam, Senin (29/6/2026)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan Kota Batam berhasil menghadirkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang transparan dan lebih menjangkau masyarakat dengan sosialisasi masif, pelatihan verifikator, pembentukan posko layanan, serta sistem verifikasi dokumen terkoordinasi.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kemendikdasmen untuk Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Warsita mengatakan tantangan terbesar pelaksanaan SPMB di Batam bukan hanya tingginya mobilitas penduduk, tetapi juga masih adanya persepsi mengenai sekolah favorit. 

“Jalur domisili masih menjadi tantangan terbesar karena perpindahan penduduk ke Kota Batam cukup tinggi. Selain itu masih terdapat stigma mengenai sekolah favorit, sehingga terjadi penumpukan pendaftar pada sekolah tertentu. Padahal seluruh satuan pendidikan terus didorong untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu,” kata Warsita dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Senin (29/6).

Guna memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak memperoleh pendidikan, kata dia, pemerintah daerah juga menyiapkan beasiswa bagi murid yang belum tertampung di sekolah negeri agar dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Seluruh proses penerimaan, lanjutnya, dilakukan melalui sistem daring yang diawasi bersama Inspektorat Daerah.

“Indikator keberhasilan SPMB bukan sekadar selesainya proses penerimaan, tetapi memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh haknya untuk bersekolah melalui sistem yang objektif, transparan, akuntabel, dan bebas intervensi. Seluruh daya tampung sekolah juga diumumkan secara terbuka sehingga masyarakat dapat ikut mengawasi prosesnya,” kata Warsita. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini telah disiapkan berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya dengan memperkuat layanan pendampingan dan pengelolaan pengaduan masyarakat.

“Harapan kami, pelaksanaan SPMB dapat berjalan dengan mudah diakses masyarakat, minim pengaduan, serta mampu mewujudkan proses penerimaan murid baru yang transparan dan berkeadilan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Pengawas Sekolah Kepri Sisrayanti menjelaskan persiapan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari melalui sosialisasi petunjuk teknis, pelatihan penggunaan aplikasi bagi calon murid dan verifikator, hingga simulasi pendaftaran.

“Di Kepri terdapat 13 posko layanan SPMB, lima diantaranya berada di Kota Batam. Posko tersebut menjadi pusat layanan informasi, pendampingan pendaftaran, serta membantu masyarakat menyelesaikan berbagai kendala selama proses penerimaan murid baru berlangsung,” ujarnya.

Selain layanan daring, masyarakat juga dapat memperoleh pendampingan secara langsung di sekolah maupun posko. Verifikasi dokumen dilakukan melalui pembagian tugas yang terkoordinasi untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif, adil, dan transparan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.