Jonatan di Ambang Gelar Perdana indonesia Open, Victor Lai Jadi Rintangan Terakhir
Minggu, 07 Jun 2026, 06:30 WIBJAKARTA â Kesempatan besar terbuka di depan mata Jonatan Christie. Setelah menunggu bertahun-tahun untuk menembus partai puncak, tunggal putra Indonesia itu akhirnya mencapai final Indonesia Open 2026 dan kini hanya berjarak satu kemenangan dari gelar yang selama ini menjadi salah satu target terbesarnya.
Namun, sebelum mewujudkan mimpi tersebut, Jonatan harus lebih dulu melewati tantangan dari pemain muda Kanada, Victor Lai, pada laga final di Istora Senayan, Minggu (7/6).
Partai puncak ini menjadi momen bersejarah bagi Jonatan. Meski telah mengoleksi sejumlah gelar bergengsi sepanjang kariernya, termasuk medali emas Asian Games 2018 dan trofi Indonesia Masters 2023, ia belum pernah sekalipun tampil di final Indonesia Open.
Karena itu, keberhasilannya melangkah hingga laga terakhir disambut dengan rasa syukur sekaligus optimisme untuk menuntaskan perjalanan manis di hadapan publik sendiri.
âIni final pertama saya di Indonesia Open, dan bisa melangkah sejauh ini sangat berarti sekali untuk saya. Saya menunggu momen ini cukup lama, saya berusaha, saya mencoba untuk mencari formula yang tepat juga. Dan mungkin, waktunya Tuhan kasih di tahun ini,â kata Jonatan seusai memastikan tiket final, Sabtu (6/6).
Jonatan mencapai partai puncak setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Sempat kehilangan gim pertama 16-21, unggulan Indonesia itu menunjukkan kualitas dan pengalaman untuk membalikkan keadaan dengan kemenangan 21-10 dan 21-12 pada dua gim berikutnya.
Kemenangan tersebut memperpanjang peluang Jonatan menambah daftar kenangan indahnya di Istora Senayan. Arena kebanggaan bulutangkis Indonesia itu pernah menjadi saksi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya ketika merebut medali emas Asian Games 2018 setelah mengalahkan Chou Tien Chen dari Taiwan dalam pertarungan tiga gim yang menguras tenaga.
Lima tahun berselang, Jonatan kembali berjaya di tempat yang sama dengan menjuarai Indonesia Masters 2023. Kini, kesempatan menorehkan sejarah baru kembali hadir melalui Indonesia Open, turnamen level Super 1000 yang menjadi salah satu ajang paling prestisius dalam kalender BWF.
Meski diunggulkan, Jonatan enggan meremehkan Victor Lai. Pemain Kanada itu tampil mengejutkan sepanjang turnamen dan menunjukkan kualitasnya saat menyingkirkan sejumlah lawan tangguh untuk mencapai final.
Menariknya, kedua pemain belum pernah bertemu sebelumnya. Kondisi tersebut membuat Jonatan dan tim pelatih harus bekerja ekstra untuk mempelajari karakter permainan sang lawan.
âVictor Lai adalah pemain muda ketiga yang saya hadapi di turnamen ini setelah Alwi Farhan dan Panitchaphon. Pastinya pemain muda punya speed, punya ketahanan, punya daya juang dan semangat yang cukup tinggi juga,â ujar Jonatan.
Ia menilai penampilan Victor saat mengalahkan Chou Tien Chen di semifinal menunjukkan bahwa lawannya memiliki kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
âTerlihat tadi dia menghadapi Chou Tien Chen juga sangat ketat permainannya. Itu yang perlu diantisipasi. Saya akan coba diskusi dengan tim, melihat lagi video permainannya, lalu mencari strategi yang paling tepat untuk final,â katanya.
Meski sadar ekspektasi publik akan sangat besar, Jonatan memilih untuk tidak terbebani. Ia ingin menikmati pertandingan dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
âMemang pasti ada ekspektasi dan harapan dari masyarakat Indonesia, pecinta bulutangkis, bahkan dari saya sendiri. Tetapi saya lebih mau menikmati permainan saja untuk final. Tentu ada keinginan untuk meraih gelar juara,â ujar pemain kelahiran Jakarta tersebut.
Kini, setelah penantian panjang untuk mencapai final Indonesia Open akhirnya berakhir, Jonatan hanya memiliki satu tugas lagi: menaklukkan Victor Lai dan mengubah mimpi menjadi kenyataan di hadapan ribuan pendukung yang akan memadati Istora Senayan.
- Jonatan Christie
- indonesia open 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.