Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Siaran Hingga Analitik Tim, AI Ambil Peran Besar di Piala Dunia 2026

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 23:10 WIB | Oleh:
Dari Siaran Hingga Analitik Tim, AI Ambil Peran Besar di Piala Dunia 2026 Doc: Lenovo
Ket. Ilustrasi Pusat Kendali AI Lenovo FIFA. Piala Dunia 2026 akan memanfaatkan infrastruktur AI dan edge computing untuk mendukung penyiaran berlatensi rendah, operasional real-time, serta pengalaman penggemar yang lebih imersif.

JAKARTA – Ajang FIFA World Cup 2026 diproyeksikan menjadi penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan tiga negara tuan rumah, 48 tim peserta, dan jangkauan hingga miliaran penggemar di seluruh dunia. Untuk mendukung kompleksitas operasional tersebut, Lenovo mengimplementasikan platform infrastruktur kecerdasan buatan (AI) near real-time yang akan menjadi tulang punggung berbagai layanan penyiaran dan operasional turnamen.

Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, Lenovo akan menempatkan server di International Broadcast Center yang berlokasi di Dallas, Texas. Langkah ini dilakukan guna mendukung distribusi video IPTV (Internet Protocol Television), pengelolaan data pertandingan, hingga pengambilan keputusan operasional secara real-time selama turnamen berlangsung.

Teknologi yang diterapkan diklaim mampu memangkas latensi siaran IPTV menjadi kurang dari lima detik. Dengan latensi yang sangat rendah tersebut, konten pertandingan dapat didistribusikan hampir secara langsung ke lebih dari 1.000 layar yang tersebar di berbagai venue FIFA, termasuk area media, ruang VIP, hingga zona penggemar. Untuk mendukung ekosistem ini, Lenovo mengerahkan lebih dari 17.000 perangkat komersial serta lebih dari 200 engineer yang bersiaga di stadion dan lokasi latihan tim peserta.

Pusat Kendali Turnamen Berbasis AI

Selain mendukung penyiaran, teknologi ini juga akan menjadi fondasi operasional di FIFA Technology Command Center yang berlokasi di Miami serta Tournament Operation Center. Kedua fasilitas tersebut berfungsi sebagai pusat kendali utama yang memantau seluruh sistem teknologi turnamen secara near real-time. Melalui pusat kendali ini, penyelenggara dapat mendeteksi gangguan lebih cepat, memantau performa infrastruktur, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kelancaran kompetisi.

Director of Technology FIFA, Nacho Fresco, menilai dukungan teknologi mutakhir menjadi faktor krusial mengingat skala turnamen kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah.

"FIFA World Cup merupakan salah satu ajang olahraga terbesar dan paling kompleks di dunia. Efisiensi operasional yang optimal dan dukungan teknologi mutakhir menjadi faktor yang sangat penting. Lenovo merupakan mitra strategis yang membantu kami memenuhi standar latensi rendah yang sangat ketat, yang menjadi kebutuhan utama dalam lingkungan produksi siaran langsung," ujar Nacho Fresco melalui siaran pers, Jumat (5/6).

Andalkan Edge Computing untuk Operasi Mission-Critical

Lenovo menyebut FIFA World Cup 2026 menjadi salah satu implementasi terbesar teknologi AI dan edge computing yang pernah diterapkan dalam dunia olahraga. Alih-alih hanya mengandalkan layanan cloud, mereka menggunakan infrastruktur edge computing on-premise untuk mengurangi latensi dan memastikan pemrosesan data berlangsung lebih cepat.

Server Lenovo ThinkSystem akan dikerahkan untuk berbagai fungsi penting, mulai dari pemantauan sistem teknologi di stadion, mendukung siaran langsung dan streaming, hingga mendeteksi serta menyelesaikan gangguan operasional guna meminimalkan downtime.

President of Infrastructure Solutions Lenovo, Ashley Gorakhpurwalla, menjelaskan bahwa infrastruktur ini mampu beroperasi dalam salah satu lingkungan paling menuntut di dunia.

“Infrastruktur AI Lenovo mentransformasi pengalaman FIFA World Cup dengan menghadirkan highlight pertandingan secara near real-time, tayangan dari berbagai sudut kamera, serta insight yang lebih mendalam bagi penggemar di seluruh dunia. Upaya ini sekaligus menetapkan standar baru bagi pengalaman dan penyiaran olahraga secara langsung," kata Ashley.

Pengalaman Penggemar Lebih Imersif

Pemanfaatan AI juga difokuskan untuk meningkatkan pengalaman interaktif para suporter. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah avatar pemain 3D berbasis AI yang dapat membantu menjelaskan keputusan pertandingan yang kompleks, termasuk situasi offside. Teknologi ini memanfaatkan data pemain aktual dan kemampuan GenAI untuk menghasilkan visualisasi yang lebih mudah dipahami secara real-time.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.