Pemerintah Kota Bogor Masuk Tiga Besar Daerah Terbaik Pembiayaan Kreatif

Sabtu, 06 Jun 2026, 08:06 WIB

KOTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, masuk tiga besar dalam kategori pemerintah daerah terbaik dalam pengelolaan pembiayaan kreatif (creative financing) berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Balai Kota Bogor, Jumat (05/6), menyebutkan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak harus bergantung sepenuhnya pada pendapatan asli daerah (PAD), pajak, maupun retribusi daerah.

Ket. Foto: Wali Kota Bogor menerima penghargaan dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Yogyakarta Marriott Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/6/2026). — Sumber: ANTARA

“Alhamdulillah, Kota Bogor mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai salah satu daerah terbaik dalam kategori creative financing. Ini menunjukkan bahwa sumber pembiayaan pembangunan tidak harus selalu berasal dari PAD, pajak, dan retribusi daerah saja,” kata Dedie.

Penghargaan dalam pengelolaan pembiayaan kreatif tersebut telah diterima Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, saat menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Yogyakarta Marriott Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (04/6).

Ia menjelaskan Pemkot Bogor selama ini terus mengembangkan berbagai alternatif pembiayaan pembangunan melalui sumber non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga kerja sama dengan berbagai pihak.

Menurut dia, pendekatan tersebut menjadi salah satu aspek yang dinilai Kemendagri dalam memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah.

“Pemkot Bogor terus membuka peluang pembiayaan pembangunan melalui sumber non-APBD, pemanfaatan CSR, serta memperkuat kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya inilah yang menjadi salah satu aspek penilaian dari Kemendagri,” ujarnya.

Dalam penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah berprestasi se-Wilayah Jawa dan Bali itu, Kota Bogor dinilai sejajar dengan Kota Surabaya dan Kota Semarang dalam kategori pengelolaan pembiayaan kreatif.

Dedie menilai capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya Pemkot Bogor dalam menghadirkan sumber-sumber pembiayaan alternatif untuk mendukung pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal.

“Alhamdulillah, Kota Bogor bersama Surabaya dan Semarang dinilai sebagai yang terbaik dalam pengelolaan creative financing. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi-solusi pembiayaan pembangunan yang inovatif,” katanya.

Ia menambahkan penghargaan tersebut menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kota Bogor pada momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Bogor. Mohon doa dan dukungannya agar kami dapat terus menghadirkan berbagai terobosan dan solusi pembiayaan pembangunan demi mewujudkan Kota Bogor yang semakin maju dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” kata Dedie.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.