- Home
-
- Luar Negeri
-
- Inggris Pilih Senjata keti...
Inggris Pilih Senjata ketimbang Aspal: Dana Jalan Dipotong Demi Militer
Rabu, 01 Jul 2026, 16:43 WIBMOSKOW - Inggris akan mengurangi anggaran belanja untuk pembangunan jalan dan sejumlah proyek publik lainnya guna meningkatkan anggaran militer, kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Selasa.
"Sejumlah proyek modal, misalnya di sektor jalan dan energi - yang penting tetapi tidak mendesak - tidak akan lagi dilanjutkan sesuai rencana," ujar Starmer dalam konferensi pers terkait peluncuran rencana anggaran pertahanan jangka panjang.
Dia menegaskan bahwa "keputusan berat" dan langkah-langkah penghematan semacam itu diperlukan untuk menjamin pertahanan nasional tanpa harus melakukan pinjaman.
"Penerbitan obligasi pertahanan pada dasarnya tetap merupakan bentuk pinjaman dengan sebutan lain... Namun faktanya, melakukan hal ini melalui pinjaman akan mendorong kenaikan suku bunga," tambahnya.
Starmer mengatakan Inggris akan meningkatkan anggaran militer sebesar 27 persen menjadi 80 miliar poundsterling (sekitar Rp1,89 kuadriliun) per tahun pada 2029.
Negara kerajaan ini akan menginvestasikan lebih dari 5 miliar poundsterling (sekitar Rp119,1 triliun) untuk teknologi drone dan senjata otonom; sang perdana menteri menyebutnya sebagai investasi terbesar negara tersebut dalam teknologi ini.
Dana tersebut juga akan dialokasikan untuk menciptakan "Royal Navy hibrida" yang memanfaatkan drone maritim dan bawah air serta kecerdasan buatan.
Starmer juga mengumumkan penggunaan pesawat jet tempur Typhoon generasi terbaru yang terbang bersama drone agar tidak terdeteksi musuh, drone tempur yang beroperasi bersama helikopter Apache, armada baru drone pengintai, serta peningkatan jumlah amunisi jelajah berserakan (loitering munitions).
Selain itu, Inggris juga akan berinvestasi pada rudal jarak jauh, kendaraan lapis baja, dan sistem anti-drone. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Pemerintah luncurkan logo HUT ke-81 RI
-
Pemkab Cirebon Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan hingga 30 September 2026.
-
Huawei MatePad Mini Meluncur, Usung Konsep Mini but Mighty untuk Produktivitas Mobile
-
Kamera Gimbal Saku DJI Osmo Terbaru Usung Lensa Ganda dan Perekaman 4K 240fps
-
Di Balik Peringkat Global, Jakarta Masih Hadapi Defisit Tata Kelola
-
133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.
-
Kecelakaan Truk Tewaskan Satu Orang dan Lukai Sembilan di Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.