- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bisa Pengaruhi Pasar, Akse...
Bisa Pengaruhi Pasar, Akses Awal Unggahan Trump di Truth Social Dijual Rp1,6 Miliar
Kamis, 13 Agu 2026, 04:00 WIBNEW YORK â Dua kelompok media Amerika Serikat pada Rabu (12/8), menggugat Presiden Donald Trump terkait langkahnya mengenakan biaya untuk mendapatkan akses lebih awal terhadap unggahan Truth Social yang kerap memengaruhi pasar.
Gugatan yang diajukan di New York oleh The Intercept dan Freedom of the Press Foundation tersebut menyebut skema itu sebagai tindakan yang âluar biasa, korup, dan inkonstitusionalâ.
Pelanggan layanan berbayar tersebut disebut akan mendapatkan akses hampir secara instan terhadap pesan-pesan Trump di platform Truth Social, beberapa detik penting lebih awal dibandingkan masyarakat umum.
Miliarder Partai Republik itu kerap menggunakan platform tersebut untuk mengumumkan berbagai informasi penting, mulai dari perkembangan perang Iran hingga kebijakan tarif perdagangan, yang dapat seketika membuat nilai aset di pasar anjlok maupun melonjak.
Menurut gugatan yang diajukan pada 12 Agustus, akses awal ke layanan tersebut dapat dikenakan biaya hingga 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,6 miliar) per bulan, atau 60.000 dolar AS per bulan bagi pengguna yang berkomitmen berlangganan selama tiga tahun.
âSkema ini sangat korup. Presiden berpotensi memperoleh keuntungan finansial dengan memberikan informasi pemerintah yang âdapat menggerakkan pasarâ kepada mereka yang bersedia dan mampu membayar perusahaan pribadinya,â demikian isi dokumen gugatan tersebut.
Trump Media & Technology Group, perusahaan yang mengoperasikan platform tersebut, telah menepis kekhawatiran terkait layanan bernama Truth API itu. Layanan tersebut pertama kali diperkenalkan pada pertengahan Juli.
Desakan Penyelidikan
The Intercept, organisasi berita nirlaba AS, dan Freedom of the Press Foundation, yang mengoperasikan basis data untuk melacak unggahan di Truth Social, berpendapat bahwa layanan berbayar tersebut menghambat kemampuan mereka untuk meliput aktivitas Trump secara tepat.
âAkses tepat waktu terhadap unggahan Presiden sangat penting bagi kedua organisasi,â demikian isi gugatan tersebut. Mereka meminta pengadilan menyatakan Truth API ilegal dan memblokir unggahan-unggahan berikutnya melalui layanan tersebut.
Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat telah menyerukan penyelidikan terhadap layanan tersebut oleh Securities and Exchange Commission (SEC), lembaga yang mengatur pasar keuangan AS.
CEO interim Trump Media, Kevin McGurn, mengatakan pekan ini bahwa Truth API telah mulai menghasilkan pendapatan dengan 10 perjanjian pelanggan yang telah ditandatangani, meskipun ia tidak mengungkapkan identitas para klien tersebut.
The Wall Street Journal melaporkan bahwa perusahaan perdagangan menjadi salah satu pelanggan pertama yang berlangganan layanan tersebut.
Pada 10 Agustus, Trump Media melaporkan lonjakan kerugian hingga 10 kali lipat pada kuartal II 2026, yang dikaitkan dengan penurunan nilai aset digital milik perusahaan.
Trump, seperti sejumlah kerabat dekatnya, dituduh telah memperoleh keuntungan hingga miliaran dolar selama masa jabatan keduanya di Gedung Putih melalui usaha cryptocurrency, transaksi properti, perdagangan saham, serta pembayaran dari sejumlah gugatan hukum.
Majalah keuangan Forbes memperkirakan kekayaan bersih Trump melonjak dari 2,3 miliar dolar AS menjadi 6,5 miliar dolar AS sejak 2024, ketika ia memenangkan pemilihan presiden melawan Kamala Harris.
- Truth Social
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.