MPM Perkuat Ekosistem Pembiayaan dan Asuransi untuk Dongkrak Penjualan
📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 22:48 WIB | Oleh: Haryo BronoDari sisi produk, kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) masih mendominasi portofolio perusahaan. Meski telah memiliki lini kendaraan listrik (electric vehicle/EV), kontribusi terbesar penjualan masih berasal dari kendaraan berbahan bakar bensin.
Dalam mendukung ekosistem bisnisnya, MPM juga memiliki perusahaan pembiayaan melalui skema joint venture, yakni JAC MPM Finance Indonesia, dengan kepemilikan saham sebesar 40 persen. Namun perusahaan tetap bekerja sama dengan berbagai lembaga pembiayaan lain untuk memberikan pilihan yang lebih luas kepada konsumen.
Untuk tahun ini, MPM menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 5–7 persen secara tahunan. Manajemen menilai masih terdapat peluang pertumbuhan pada sisa semester berjalan meskipun berbagai tantangan eksternal masih membayangi pasar.
“Tantangan utama masih berasal dari kondisi ekonomi global, tingkat suku bunga, serta ketatnya pembiayaan yang memengaruhi daya beli konsumen,” kata Natalia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi investasi, perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar pada tahun ini. Angka tersebut belum termasuk kebutuhan penyegaran armada bisnis penyewaan kendaraan MPM Rental yang diperkirakan mencapai sekitar Rp700 miliar.
Dengan strategi penguatan ekosistem bisnis, perluasan jaringan, serta fokus pada peningkatan profitabilitas, MPM berharap dapat menjaga kinerja positif di tengah dinamika industri otomotif yang masih menghadapi berbagai tekanan ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!